Arti Kata "Ehe" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "Ehe" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Ehe

Ehe /éhé/ Jw n nama tahun ke-2 dl daur kecil (windu)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "Ehe"

📝 Contoh Penggunaan kata "Ehe" dalam Kalimat

1.Ehe tahun 1814 adalah masa kekuasaan Sultan Agung Pakubuwana II di Kerajaan Mataram.
2.Pada tahun Ehe, Sultan Agung Pakubuwana II meninggalkan kota tempat ia tinggal untuk bersembunyi.
3.Dalam sejarah Kerajaan Mataram, Ehe adalah masa yang penuh dengan perjuangan melawan VOC.
4.Berdasarkan catatan sejarah, Ehe mengalami kemunduran ekonomi dan politik.
5.Tahun Ehe memang menjadi masa yang sulit bagi Sultan Agung Pakubuwana II.

📚 Artikel terkait kata "Ehe"

Mengenal Kata 'Ehe' - Inspirasi dan Motivasi

Pengertian Ehe dalam Bahasa Jawa dan Budaya Indonesia

Ehe adalah kata yang berasal dari bahasa Jawa, yang memiliki makna tahun ke-2 dalam daur kecil atau windu. Dalam konteks historis, Ehe sering digunakan sebagai nama tahun untuk membedakan tahun-tahun dalam sistem kalender Jawa. Daur kecil atau windu dalam bahasa Jawa adalah satu siklus waktu yang berlangsung selama 12 tahun, dan Ehe adalah tahun ke-2 dalam siklus itu.

Contoh Penggunaan Ehe dalam Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, Ehe sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, "tahun Ehe" digunakan untuk mengidentifikasi tahun ke-2 dalam daur kecil, seperti dalam kalimat "tahun Ehe adalah tahun ke-2 dalam windu ke-3". Contoh lain, "Ehe adalah tahun ke-2 dalam siklus lima tahun" digunakan untuk menggambarkan sistem kalender Jawa yang kompleks. Selain itu, Ehe juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam kalimat "Ehe adalah tahun ke-2 dalam daur kecil, ketika pesta tradisional digelar".

Ruang Lingkup Ehe dalam Budaya Indonesia Modern

Ehe memiliki ruang lingkup yang luas dalam budaya Indonesia modern. Dalam sistem kalender Jawa, Ehe masih digunakan sebagai nama tahun untuk membedakan tahun-tahun dalam siklus waktu. Selain itu, Ehe juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam pesta tradisional atau upacara adat. Dalam konteks modern, Ehe juga digunakan dalam konteks keagamaan, seperti dalam penghitungan tahun dalam kalender Jawa untuk menghitung hari raya Idul Fitri. Dengan demikian, Ehe tetap menjadi bagian penting dari budaya Indonesia yang kaya dan kompleks.