Arti Kata "syakduf" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "syakduf" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

syakduf

syak·duf ? sekedup

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "syakduf"

📝 Contoh Penggunaan kata "syakduf" dalam Kalimat

1.Dalam konferensi pers, pejabat pemerintah mengatakan bahwa syak-duf perlu diperbaiki sebelum akhir tahun ini.
2.Pada masa kuno, syak-duf digunakan sebagai alat untuk menandatangani dokumen penting.
3.Sebagai seorang seniman, dia suka menggunakan kata syak-duf dalam puisinya untuk menggambarkan kehidupan sehari-hari.
4.Dalam mata kuliah sejarah, dosen menjelaskan bahwa syak-duf memiliki nilai sejarah yang sangat penting dalam peradaban masa lalu.
5.Pada perayaan tradisional, masyarakat menggunakan syak-duf sebagai alat untuk membagikan hadiah kepada tamu yang datang.

📚 Artikel terkait kata "syakduf"

Mengenal Kata 'syakduf' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "syakduf" dalam Bahasa Indonesia

Kata syakduf seringkali terdengar asing bagi sebagian orang, tetapi sebenarnya memiliki makna yang luas dan kompleks. Dalam bahasa Indonesia, syakduf dapat diartikan sebagai 'syak·duf ? sekedup', yang berarti suatu bentuk kepercayaan atau keyakinan yang kuat. Kata ini memiliki konteks historis dan sosial yang menarik, terutama dalam budaya masyarakat Indonesia yang beragam. Dalam sejarah, kata syakduf digunakan sebagai istilah dalam konteks keagamaan dan kepercayaan. Orang-orang menggunakan syakduf untuk mengungkapkan kepercayaan mereka tentang keberadaan Tuhan atau makhluk lain. Meskipun demikian, kata syakduf juga memiliki makna yang lebih luas, seperti kepercayaan yang kuat terhadap diri sendiri atau orang lain. Contoh penggunaan kata syakduf dalam kalimat alami adalah: "Dia memiliki syakduf yang kuat terhadap kemampuan dirinya untuk menyelesaikan proyek ini." Atau, "Kita harus memiliki syakduf yang sama terhadap kebenaran dan keadilan." Kata syakduf juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti "Dia memiliki syakduf yang besar terhadap keberhasilan anaknya." Dalam kehidupan sehari-hari, kata syakduf memiliki relevansi yang signifikan. Orang-orang menggunakan syakduf untuk mengungkapkan kepercayaan mereka terhadap diri sendiri dan orang lain. Dalam budaya Indonesia modern, kata syakduf masih digunakan dalam berbagai konteks, seperti kepercayaan, keadilan, dan keberhasilan. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata syakduf agar dapat menggunakan kata ini dengan tepat dan efektif.