Arti Kata "tabernakel" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tabernakel" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tabernakel

ta·ber·na·kel n 1 Kat lemari kecil yg diletakkan di tengah altar untuk menyimpan hosti; 2 kemah tempat penyimpanan peti perjanjian sebelum Baitullah dibangun di Yerusalem; 3 tempat ibadah orang Yahudi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tabernakel"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "tabernakel" dalam Kalimat

1.Di gereja, terdapat tabernakel sebagai tempat menyimpan hosti yang suci.
2.Pada zaman dahulu, tabernakel digunakan sebagai kemah untuk menyimpan peti perjanjian.
3.Pada perayaan Epifani, umat Kristen membawa tabernakel ke luar gereja untuk mengunjungi Jesus.
4.Orang-orang Yahudi sangat menghormati tabernakel sebagai tempat ibadah yang suci.
5.Di sekolah, anak-anak diajarkan tentang sejarah tabernakel sebagai simbol ketekunan orang Yahudi.

πŸ“š Artikel terkait kata "tabernakel"

Mengenal Kata 'tabernakel' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tabernakel" - Simbol Iman Yahudi

Sejarah dan Konteks Tabernakel

Tabernakel memiliki makna yang sangat khusus dalam agama Yahudi. Kata ini berasal dari bahasa Ibrani "mishkan", yang berarti "kemah" atau "lemari". Dalam konteks sejarah, tabernakel pertama kali digunakan sebagai tempat penyimpanan peti perjanjian (Ark of Covenant) sebelum Bait Allah dibangun di Yerusalem. Tabernakel ini dibuat oleh Musa menurut instruksi Tuhan, dan menjadi simbol kekuasaan dan keadilan Tuhan.

Penggunaan Tabernakel dalam Kalimat

Tabernakel sering digunakan dalam kalimat-kalimat yang terkait dengan agama Yahudi. Contohnya, "Di dalam tabernakel, terdapat hosti yang suci dan menjadi pusat ibadah orang Yahudi." Atau, "Bait Allah yang dibangun di Yerusalem memiliki tabernakel sebagai simbol kekuasaan Tuhan." Dalam konteks modern, tabernakel juga digunakan sebagai metafora untuk menyebut tempat ibadah yang suci dan khusus.

Relevansi Tabernakel dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun asal-usulnya dari agama Yahudi, konsep tabernakel dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam contoh, tempat-tempat ibadah yang suci dan khusus dapat diibaratkan sebagai tabernakel. Misalnya, sebuah gereja atau masjid yang menjadi pusat ibadah masyarakat dapat dianggap sebagai tabernakel modern. Dalam hal ini, tabernakel menjadi simbol kekuatan dan keadilan yang lebih luas, melampaui batas-batas agama dan budaya.