Arti Kata "tahan lama" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tahan lama" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tahan lama

tidak lekas rusak; awet

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tahan lama"

📝 Contoh Penggunaan kata "tahan lama" dalam Kalimat

1.Bahan bangunan yang tahan lama harus dipilih dalam proses pembangunan gedung.
2.Ketahanan produk elektronik sangat penting dalam industri teknologi modern.
3.Pada masa lalu, bumi tidak dapat menopang kehidupan manusia karena tidak tahan lama.
4.Penggunaan cat yang tahan lama dapat menghemat biaya renovasi gedung.
5.Pengembangan teknologi yang tahan lama dapat membantu mengurangi dampak lingkungan.

📚 Artikel terkait kata "tahan lama"

Mengenal Kata 'tahan lama' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tahan lama" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Umum

Kata "tahan lama" memiliki makna umum yang sangat positif. Dalam arti resmi, kata ini berarti tidak lekas rusak; awet. Konsep ini telah ada sejak lama dan terkait erat dengan kehidupan sehari-hari. Orang-orang selalu mencari cara untuk membuat barang-barang mereka lebih awet dan tahan lama. Dengan demikian, mereka dapat menghemat biaya dan mengurangi limbah.

Contoh Penggunaan

Kata "tahan lama" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Pakaian yang terbuat dari bahan yang berkualitas tinggi adalah mempunyai sifat tahan lama." Dalam bidang otomotif, "Mobil yang dirancang dengan baik dan menggunakan komponen yang tahan lama dapat bertahan lama." Selain itu, "Buku yang terbuat dari kertas yang tahan lama dapat bertahan selama bertahun-tahun."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "tahan lama" sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, orang-orang lebih mengutamakan kebijakan "menghemat dan mengurangi" limbah. Mereka ingin membuat barang-barang mereka lebih awet dan tahan lama agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, kata ini juga terkait dengan konsep "efisiensi" dan "keberlanjutan".