Arti Kata "tahu di angin berkisar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tahu di angin berkisar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tahu di angin berkisar

Peribahasa tahu akan perubahan hati seseorang tahu akan perubahan hati (maksud, keinginan) seseorang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tahu di angin berkisar"

📝 Contoh Penggunaan kata "tahu di angin berkisar" dalam Kalimat

1.tahu di angin berkisar, dia sudah tidak setia lagi dengan kata-katanya.
2.Para psikolog harus tahu di angin berkisar, untuk mendiagnosa perubahan emosi pasien.
3.Saya sudah tahu di angin berkisar, teman saya akan membatalkan rencana nanti.
4.Pernyataan pria itu sebenarnya tahu di angin berkisar, karena dia mengaku tidak pernah jatuh cinta.
5.Dalam kisah klasik tersebut, sang pangeran tahu di angin berkisar, akan menikahi putri kecil itu.

📚 Artikel terkait kata "tahu di angin berkisar"

Mengenal Kata 'tahu di angin berkisar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tahu di Angin Berkisar" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tahu di angin berkisar" adalah salah satu peribahasa dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna yang sangat mendalam. Peribahasa ini sebenarnya merupakan gambaran tentang kemampuan seseorang untuk menyadari perubahan hati atau keinginan orang lain. Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang bisa dengan mudah mengenali perubahan suasana hati atau keinginan orang lain, tanpa perlu dibantu oleh apa pun.

Contoh Penggunaan Kata "Tahu di Angin Berkisar" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "tahu di angin berkisar" sering digunakan dalam berbagai konteks dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika seseorang mengalami perubahan hati, seperti merasa bosan atau tidak setia dalam hubungan asmara, maka orang lain dapat dengan mudah mengenali perubahan tersebut dengan menggunakan kata "tahu di angin berkisar". Contoh kalimatnya adalah: "Dia sudah tahu di angin berkisar, karena dia bisa merasakan perubahan suasana hati saya sejak semalam."

Mengapa Kata "Tahu di Angin Berkisar" Tetap Relevan di Era Modern

Kata "tahu di angin berkisar" tetap relevan di era modern karena dapat digunakan dalam berbagai situasi di kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika seseorang sedang berusaha untuk mengembangkan hubungan asmara, maka mereka dapat menggunakan kata "tahu di angin berkisar" untuk mengidentifikasi perubahan hati pasangan mereka. Dengan demikian, mereka dapat dengan mudah mengatasi masalah dan meningkatkan komitmen dalam hubungan asmara. Dalam budaya Indonesia modern, kata "tahu di angin berkisar" tetap digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam hubungan asmara, maupun dalam situasi sosial lainnya. Dengan demikian, peribahasa ini tetap menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak orang untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengenali dan mengatasi perubahan hati atau keinginan orang lain.