Arti Kata "taksimeter" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "taksimeter" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

taksimeter

tak·si·me·ter /taksiméter/ n alat untuk menunjukkan jarak tempuh yg dinyatakan dl kilometer per jam; meter kecepatan; spedometer

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "taksimeter"

📝 Contoh Penggunaan kata "taksimeter" dalam Kalimat

1.Dia membeli sebuah mobil tua dengan taksimeter yang rusak.
2.Pada saat itu, mobil taksi tidak ada taksimeter, jadi kita harus berbicara dengan sopir.
3.Bukan hanya pengemudi, tetapi juga taksimeter yang dipasang di mobil adalah alat yang sangat penting.
4.Pengemudi taksi yang profesional pasti akan memasang taksimeter yang akurat untuk menghindari perselisihan.
5.Pada hari itu, mobil taksi itu tidak memiliki taksimeter yang berfungsi, jadi kita harus bernegosiasi harga.

📚 Artikel terkait kata "taksimeter"

Mengenal Kata 'taksimeter' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Taksimeter" - Alat yang Membantu Mengukur Jarak Tempuh

Makna dan Konteks Historis

Taksimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur jarak tempuh. Kata ini berasal dari bahasa Inggris, yaitu tachometer, yang kemudian diserap dalam Bahasa Indonesia menjadi taksimeter. Alat ini telah menjadi bagian penting dalam dunia transportasi, terutama dalam penggunaan mobil. Sejak awal kemunculannya, taksimeter telah membantu pengemudi untuk mengukur kecepatan dan jarak tempuh yang telah ditempuh.

Contoh Penggunaan Taksimeter dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, taksimeter sering digunakan dalam berbagai situasi. Contohnya, ketika sedang berkendara, Anda dapat melihat taksimeter yang menunjukkan jarak tempuh yang telah ditempuh. Misalnya, "Saya telah menempuh jarak 100 kilometer dengan kecepatan rata-rata 80 kilometer per jam, menurut taksimeter mobil saya." Contoh lainnya adalah, "Pengemudi harus memperhatikan taksimeter untuk mengetahui apakah telah mencapai batas kecepatan yang telah ditentukan." Dengan demikian, taksimeter menjadi alat yang sangat berguna dalam pengembaraan.

Taksimeter dalam Kehidupan Sehari-Hari

Taksimeter tidak hanya digunakan dalam pengembaraan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, taksimeter telah menjadi bagian penting dalam berbagai situasi. Misalnya, ketika berada di tempat umum, Anda dapat melihat taksimeter yang menunjukkan harga tiket masuk atau biaya parkir. Dengan demikian, taksimeter menjadi alat yang sangat berguna dalam membantu kita untuk mengukur dan menghitung biaya dan jarak tempuh.