Arti Kata "taksonomi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "taksonomi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

taksonomi

tak·so·no·mi n 1 klasifikasi bidang ilmu; kaidah dan prinsip yg meliputi pengklasifikasian objek; 2 cabang biologi yg menelaah penamaan, perincian, dan pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan pembedaan sifatnya; 3 Ling klasifikasi unsur bahasa menurut hubungan hierarkis; urutan satuan fonologis atau gramatikal yg dimungkinkan dl satuan bahasa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "taksonomi"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "taksonomi" dalam Kalimat

1.Dalam taksonomi biologi, para ilmuwan mengklasifikasikan makhluk hidup menjadi berbagai tingkatan.
2.taksonomi lingualitas bahasa Indonesia sangat penting dalam menentukan struktur dan makna kata-kata.
3.Dia mempelajari taksonomi biologi untuk memahami hubungan antara berbagai jenis hewan.
4.taksonomi bahasa digunakan dalam penelitian linguistik untuk memahami evolusi bahasa.
5.Kita perlu memahami taksonomi biologi untuk memahami pentingnya konservasi lingkungan.

πŸ“š Artikel terkait kata "taksonomi"

Mengenal Kata 'taksonomi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal **Taksonomi**: Kunci Mengenal Makhluk Hidup

Dalam bidang biologi, **taksonomi** berperan penting dalam mengklasifikasikan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan pembedaan sifatnya. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu "taxis" yang berarti "urutan" dan "nomos" yang berarti "hukum" atau "kaidah". Dalam konteks ini, **taksonomi** merupakan cabang ilmu yang menelaah penamaan, perincian, dan pengelompokan makhluk hidup. **Taksonomi** telah digunakan sejak zaman kuno untuk mengklasifikasikan tumbuhan dan hewan. Pada abad ke-18, ilmuwan seperti Carl Linnaeus memperkenalkan sistem **taksonomi** yang lebih sistematis dan rinci. Sistem ini kemudian dikembangkan dan diperbarui oleh para ilmuwan lainnya, seperti Johann Friedrich Blumenbach dan Pierre AndrΓ© Latreille. Dalam kehidupan sehari-hari, **taksonomi** digunakan dalam berbagai bidang, seperti biologi, botani, dan zoologi. Misalnya, kita dapat menggunakan **taksonomi** untuk mengidentifikasi spesies tumbuhan atau hewan tertentu. Berikut beberapa contoh penggunaan kata **taksonomi** dalam kalimat yang alami: * Ilmuwan menggunakan **taksonomi** untuk mengklasifikasikan spesies baru yang ditemukan di hutan hujan. * Biolog menggunakan **taksonomi** untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan yang memiliki sifat-sifat unik. * Pada suatu museum, **taksonomi** digunakan untuk mengklasifikasikan koleksi fosil yang ada di dalamnya. Dalam budaya Indonesia modern, **taksonomi** masih digunakan dalam berbagai bidang, seperti pendidikan dan penelitian. Misalnya, dalam kurikulum sekolah, **taksonomi** dapat digunakan sebagai salah satu mata pelajaran yang dipelajari oleh siswa. Dalam penelitian, **taksonomi** digunakan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan makhluk hidup yang belum diketahui sebelumnya.