Arti Kata "talak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "talak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

talak

ta·lak n Isl perceraian antara suami dan istri; lepasnya ikatan perkawinan;
bercerai sudah, -- tidak, pb sudah berpisah, tetapi belum sah diceraikan;
-- bain talak tiga; -- dua pernyataan talak yg dijatuhkan sebanyak dua kali dan memungkinkan atas suami rujuk kpd istri sebelum selesai idah; -- satu pernyataan talak yg dijatuhkan sebanyak satu kali dan memungkinkan suami rujuk kpd istri sebelum selesai idah; -- tiga perceraian yg tidak boleh rujuk lagi kecuali jika bekas istri pernah nikah dng orang lain dan kemudian diceraikan (tidak dapat dijatuhkan tiga kali berturut-turut atau dijatuhkan sekaligus);
me·na·lak v menceraikan istri; menjatuhkan talak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "talak"

📝 Contoh Penggunaan kata "talak" dalam Kalimat

1.Istri saya telah menjatuhkan talak pertama karena saya tidak lagi dapat memenuhi kebutuhannya.
2.Pernyataan talak kedua dulu diucapkan suaminya, tapi mereka masih belum resmi bercerai.
3.Dalam Islam, talak pertama dapat dihilangkan jika suami dan istri ingin rujuk.
4.Pengadilan memutuskan bahwa talak yang dijatuhkan tidak sah karena tidak diucapkan secara resmi.
5.Saya tidak mengerti mengapa istri saya mengucapkan talak tiga, kita masih bisa rujuk kan?

📚 Artikel terkait kata "talak"

Mengenal Kata 'talak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Talak" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata "talak" yang sering kali dihubungkan dengan proses perceraian atau lepasnya ikatan perkawinan antara suami dan istri. Kata ini memiliki makna yang sangat penting dalam konteks agama Islam, di mana perceraian dilarang dan dianggap sebagai cara terakhir untuk mengakhiri hubungan rumah tangga yang tidak harmonis. Namun, dalam beberapa kasus, talak menjadi satu-satunya pilihan untuk mengakhiri hubungan yang telah gagal.

Penggunaan Kata "Talak" dalam Kalimat Alami

Kata "talak" sering digunakan dalam kalimat yang berhubungan dengan perceraian atau lepasnya ikatan perkawinan. Misalnya, "Suami saya menjatuhkan talak kepada saya karena kita tidak dapat menemukan kompromi dalam kehidupan rumah tangga." Atau, "Pernikahan kami gagal setelah suami saya menjatuhkan talak kepada saya." Dalam beberapa kasus, talak juga digunakan dalam kalimat yang berhubungan dengan proses pengadilan perceraian, seperti "Kami harus menunggu 30 hari sebelum talak saya sah." atau "Saya tidak dapat menemukan kebahagiaan di samping suami saya setelah dia menjatuhkan talak kepada saya."

Relevansi Kata "Talak" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "talak" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, talak digunakan sebagai cara untuk mengakhiri hubungan yang tidak harmonis atau gagal. Namun, dalam beberapa kasus lain, talak juga digunakan sebagai cara untuk memulai hidup baru dan mencari kebahagiaan di samping orang yang baru. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "talak" dalam kehidupan sehari-hari, agar kita dapat menjalani hidup dengan lebih bijak dan menyadari bahwa perceraian bukanlah akhir dari segalanya.