Arti Kata "talak dua" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "talak dua" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

talak dua

pernyataan talak yang dijatuhkan sebanyak dua kali dan memungkinkan atas suami rujuk kepada istri sebelum selesai idah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "talak dua"

📝 Contoh Penggunaan kata "talak dua" dalam Kalimat

1.Dia telah menjatuhkan talak dua kepada istri sebelumnya, sehingga mereka masih bisa rujuk.
2.Pernyataan talak dua ini telah mengubah cara hidup mereka secara drastis.
3.Dalam adat istiadat masyarakat Arab, talak dua dianggap sebagai bentuk perpisahan yang lebih baik.
4.Saya tidak bisa membantu pasangannya yang telah menjatuhkan talak dua ke istri barunya.
5.Pertanyaan tentang talak dua sering kali muncul dalam diskusi tentang hak asasi perempuan.

📚 Artikel terkait kata "talak dua"

Mengenal Kata 'talak dua' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Talak Dua" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks

Kata "talak dua" adalah sebuah istilah yang erat kaitannya dengan hukum pernikahan dalam agama Islam. Dalam konteks ini, "talak dua" merupakan pernyataan talak yang dijatuhkan sebanyak dua kali dan memungkinkan atas suami rujuk kepada istri sebelum selesai idah. Idah, dalam konteks ini, merujuk pada masa istirahat atau masa tunggu yang diberikan kepada istri untuk memulihkan diri setelah pemberian talak.

Contoh Penggunaan Kata "Talak Dua"

Kata "talak dua" sering digunakan dalam kalimat yang melibatkan pernikahan dan talak. Contoh penggunaan kata "talak dua" dalam kalimat yang alami adalah: - Suami tersebut mengajukan talak dua kepada istrinya, yang memungkinkan mereka untuk rujuk sebelum masa idah selesai. - Pernyataan talak dua yang diucapkan suami tersebut merupakan langkah terakhir dalam proses perpisahan mereka. - Setelah talak dua diucapkan, istri tersebut diberikan masa idah untuk memulihkan diri sebelum suami tersebut menikah lagi.

Relevansi Kata "Talak Dua" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "talak dua" memiliki relevansi yang cukup penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang masih berada dalam proses pernikahan. Dalam beberapa budaya Indonesia, kata "talak dua" dianggap sebagai cara untuk memperbaiki hubungan pernikahan yang sedang mengalami kesulitan. Namun, perlu diingat bahwa kata "talak dua" juga dapat menjadi langkah terakhir dalam proses perpisahan, sehingga perlu digunakan dengan hati-hati dan mempertimbangkan konsekuensinya. Dalam konteks modern, kata "talak dua" seringkali dihubungkan dengan hukum pernikahan dan agama Islam. Namun, perlu diingat bahwa kata "talak dua" juga dapat memiliki implikasi yang lebih luas dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hal memperbaiki hubungan pernikahan atau mengakhiri pernikahan yang tidak lagi efektif.