Arti Kata "tambuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tambuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tambuh

tam·buh v, ber·tam·buh v menambah nasi pd waktu makan;
me·nam·buh·kan v mencedok nasi untuk penambah; menambahkan nasi ke piring;
tam·buh·an n nasi (yg disediakan) untuk penambah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tambuh"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "tambuh" dalam Kalimat

1.Pada saat siang, ibu akan menambahkan nasi ke piring makan malam.
2.Saya meminta ibu untuk menambahkan nasi pada menu makan malam hari ini.
3.Di warung makan, saya melihat pelayan menambahkan nasi ke piring pengunjung.
4.Pada hari ulang tahunnya, anak tersebut menambahkan nasi ke dalam piringnya sebagai syukuran.
5.Dalam upacara adat, tamu melempar nasi ke arah orang yang duduk di meja sebagai simbol menambahkan kebahagiaan.

πŸ“š Artikel terkait kata "tambuh"

Mengenal Kata 'tambuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tambuh" - Gaya Makan Tradisional Indonesia

Kata "tambuh" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia, yaitu berarti menambah nasi pada waktu makan. Konteks historisnya, kata ini erat kaitannya dengan tradisi makan di Indonesia, terutama pada zaman dahulu. Pada saat itu, makan nasi sebagai bahan pokok utama di Indonesia, dan menambah nasi menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Tambuh: Menambah Nasi Menjadi Kebiasaan Namun, apa itu tambuh? Berdasarkan KBBI, tambuh v memiliki arti menambah nasi pd waktu makan; menambahkan nasi ke piring. Dalam kehidupan sehari-hari, tambuh adalah kegiatan yang sederhana, tetapi memiliki makna yang mendalam. Misalnya, ketika kita makan siang, kita sering tambuh nasi sebagai penambah nutrisi untuk tubuh. Contoh lain adalah ketika kita makan bersama keluarga, kita sering tambuh nasi sebagai simbol kasih sayang dan keharmonisan dalam keluarga. Bahkan, pada acara-acara tradisional seperti pernikahan, tambuh nasi menjadi bagian dari ritual yang harus dilakukan. Relevansi Tambuh dalam Kehidupan Sehari-Hari Dalam kehidupan sehari-hari, tambuh memiliki makna yang lebih luas lagi. Selain menambah nasi sebagai bahan pokok utama, tambuh juga melambangkan keharmonisan dan kebersamaan dalam keluarga dan masyarakat. Dalam budaya Indonesia modern, tambuh masih menjadi kebiasaan yang penting, terutama pada saat-saat spesial seperti hari raya atau pernikahan. Dalam kesimpulan, kata tambuh memiliki makna yang unik dan mendalam dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami makna ini, kita dapat lebih menghargai tradisi makan di Indonesia dan keharmonisan dalam keluarga dan masyarakat.