Arti Kata "snobisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "snobisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

snobisme

snob·is·me n sikap atau cara hidup seorang snob

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "snobisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "snobisme" dalam Kalimat

1.Sikapnya sangat mementingkan status sosial, menunjukkan gejala snobisme yang sangat nyata.
2.Di tengah-tengah masyarakat, seseorang yang memiliki sifat snobisme dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang lain.
3.Dalam buku itu, penulis membahas tentang fenomena snobisme di kalangan pejabat tinggi.
4.Sikap snobisme sering kali menyebabkan kesalahpahaman di antara orang-orang yang tidak memiliki latar belakang yang sama.
5.Seseorang yang memiliki sikap snobisme sering kali melupakan kebaikan dan kemurahan hati dalam hidup sehari-hari.

📚 Artikel terkait kata "snobisme"

Mengenal Kata 'snobisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Snobisme" - Sikap Eksklusif dalam Hidup Sehari-Hari

Sejarah dan Konteks Snobisme

Snobisme adalah kata yang berasal dari bahasa Inggris, yaitu "snob" yang berarti orang yang membedakan diri dari orang lain berdasarkan status sosial, pendidikan, atau kebiasaan. Konsep ini muncul pada abad ke-19 di Amerika Serikat dan Inggris, di mana orang-orang yang memiliki kemampuan ekonomi dan pendidikan lebih baik memandang diri mereka lebih tinggi daripada orang lain. Dalam konteks ini, snobisme mencerminkan sikap eksklusif dan diskriminatif terhadap orang lain.

Contoh Penggunaan Kata Snobisme

Cara berpakaian snobisme yang kaku dan tidak fleksibel seringkali membedakan seseorang dari orang lain. Contoh lain, seseorang yang memiliki selera musik yang sangat khusus dan memandang orang lain yang memiliki selera yang berbeda sebagai tidak memiliki selera. Dalam kalimat lain, seseorang yang selalu memilih tempat makan yang mahal dan eksklusif karena ingin menunjukkan status sosialnya juga dapat dianggap memiliki snobisme.

Relevansi Snobisme dalam Kehidupan Sehari-Hari

Di Indonesia, konsep snobisme masih relevan dan dapat ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan. Contohnya, banyak orang yang memilih untuk membeli barang-barang yang mahal dan terkenal hanya karena ingin menunjukkan status sosial mereka. Juga, seseorang yang selalu memilih tempat wisata yang eksklusif dan mahal hanya untuk menunjukkan bahwa mereka lebih berada dibandingkan orang lain. Dalam beberapa kasus, snobisme bahkan dapat membuat seseorang kehilangan hubungan sosial dan kehilangan kesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain.