Arti Kata "tanah tumpah darah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tanah tumpah darah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tanah tumpah darah

tanah tempat kelahiran; kampung halaman

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tanah tumpah darah"

📝 Contoh Penggunaan kata "tanah tumpah darah" dalam Kalimat

1.Kota Bandung merupakan tanah tumpah darahnya para pejuang kemerdekaan Indonesia.
2.Sebagai seorang pekerja, dia ingin kembali ke tanah tumpah darahnya setelah lama bekerja di luar negeri.
3.Pendidikan di sekolah dasar diajarkan untuk membanggakan dan menghargai tanah tumpah darahnya.
4.Dia menghadiahkan rumah di tanah tumpah darahnya kepada saudara yang kurang beruntung.
5.Dalam puisinya, penyair menggambarkan keindahan alam di tanah tumpah darahnya dengan bahasa yang indah.

📚 Artikel terkait kata "tanah tumpah darah"

Mengenal Kata 'tanah tumpah darah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tanah tumpah darah" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata "tanah tumpah darah" memiliki makna yang sangat spesifik dan sentimental. Secara resmi, kata ini berarti **tanah tempat kelahiran; kampung halaman**, yaitu tempat di mana kita dilahirkan dan tumbuh dewasa. Namun, di balik makna yang sederhana ini, terdapat konotasi yang lebih dalam yang terkait dengan identitas, kebanggaan, dan kehilangan.

Sejarah dan Konteks Sosial

Konsep **tanah tumpah darah** telah ada sejak zaman kuno, ketika masyarakat masih sangat bergantung pada tradisi dan adat istiadat. Orang yang dilahirkan di suatu daerah biasanya diharapkan untuk menghormati dan menghargai warisan budaya dan kebiasaan yang telah dipelihara oleh leluhur mereka. Ketika seseorang meninggalkan **tanah tumpah darah**-nya untuk mencari kesempatan baru atau pendidikan, mereka sering kali diharapkan untuk tidak melupakan asal-usul mereka.

Contoh Penggunaan Kata Tanah Tumpah Darah

Berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata **tanah tumpah darah**: - "Kota Bandung adalah **tanah tumpah darah** saya, tempat di mana saya dilahirkan dan tumbuh dewasa." - "Saya sangat bangga dengan budaya dan adat istiadat **tanah tumpah darah** saya, yang telah melekat pada jiwa dan hati saya." - "Setiap kali saya kembali ke **tanah tumpah darah** saya, saya merasa seperti kembali ke rumah."

Relevansi di Kehidupan Sehari-Hari

Kata **tanah tumpah darah** masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Banyak orang yang masih memiliki hubungan yang erat dengan **tanah tumpah darah**-nya, baik itu melalui tradisi, adat istiadat, atau bahkan hanya melalui kenangan dan pengalaman. Oleh karena itu, **tanah tumpah darah** bukan hanya sebuah konsep yang sentimental, tetapi juga merupakan identitas yang kuat yang dapat menginspirasi dan memberikan motivasi bagi setiap orang.