Arti Kata "tanur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tanur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tanur

ta·nur n 1 tempat pembakaran (kapur, dsb); perapian; kompor; 2 keran;
-- tinggi perapian yg bentuknya tinggi (untuk membakar batu kapur, bijih besi, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tanur"

📝 Contoh Penggunaan kata "tanur" dalam Kalimat

1.Pada zaman dulu, pengrajin logam menggunakan tanur untuk membakar bijih besi.
2.Di ruang dapur, ibu sedang memasak nasi dengan api yang besar di atas tanur.
3.Pada acara tradisional, masyarakat menggunakan tanur untuk memasak hidangan khas.
4.Siswa sekolah melihat secara langsung bagaimana tanur bekerja dalam proses pembuatan logam.
5.Di desa, tanur digunakan sebagai tempat pembakaran kayu untuk menghangatkan ruangan.

📚 Artikel terkait kata "tanur"

Mengenal Kata 'tanur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tanur" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tanur" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, tanur telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam proses pembuatan kapur, bijih besi, dan bahan-bahan lainnya. Dalam pengertian yang lebih umum, tanur dapat diartikan sebagai tempat pembakaran, perapian, atau kompor. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat tanur dalam berbagai konteks. Misalnya, saat memasak makanan, kita sering menggunakan tanur gas atau tanur kayu untuk memasak makanan. Dalam proses pembakaran kapur, tanur digunakan untuk menghasilkan kapur yang berkualitas tinggi. Dalam budaya Indonesia modern, tanur masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, banyak pengusaha yang menggunakan tanur untuk menghasilkan produk-produk kerajinan tangan, seperti keramik dan batik. Selain itu, tanur juga digunakan dalam proses pembakaran bahan-bahan alami untuk menghasilkan energi. Dalam beberapa kasus, tanur juga digunakan dalam proses pembuatan produk-produk yang lebih kompleks, seperti pembuatan besi dan baja. Dalam hal ini, tanur digunakan untuk menghasilkan bijih besi yang berkualitas tinggi. Dalam keseluruhan, kata "tanur" memiliki makna yang luas dan kompleks. Dalam kehidupan sehari-hari, tanur masih memiliki relevansi dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam proses pembuatan produk-produk yang berkualitas tinggi.