Arti Kata "tarak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tarak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tarak

ta·rak n 1 penahanan hawa nafsu (pd berpuasa, berpantang, dsb); 2 Mk tapa;
ber·ta·rak v 1 menahan hawa nafsu (dng memantangi kesenangan, berpuasa, dsb); 2 bertapa; mengasingkan diri; 3 berlama-lama di suatu tempat; lama sekali (menantikan dsb): ~ kami menantikan dia;
per·ta·rak·an n perihal bertarak; pertapaan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tarak"

📝 Contoh Penggunaan kata "tarak" dalam Kalimat

1.Dalam konteks formal, ia melakukan perawatan mental melalui tara k selama beberapa bulan.
2.Di lingkungan sehari-hari, dia selalu menahan diri dari makanan lezat agar tidak bertara k.
3.Dalam cerita rakyat, sang pertapa melakukan tara k di gunung untuk mencari hikmat.
4.Dalam konteks pendidikan, tara k adalah salah satu cara untuk mengembangkan disiplin diri.
5.Ia terpaksa bertara k di bandara selama beberapa jam karena pesawat terbangnya terlambat.

📚 Artikel terkait kata "tarak"

Mengenal Kata 'tarak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tarak" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tarak" memiliki makna yang mendalam dalam bahasa Indonesia. Istilah ini pertama kali muncul dalam konteks spiritual dan religius, di mana bertarak dimaksudkan sebagai penahanan hawa nafsu dan kesenangan. Dalam berbagai agama dan budaya, bertarak merupakan proses mengasingkan diri untuk mencari kebenaran dan kebijaksanaan. Penggunaan kata "tarak" dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut. Saat seseorang memutuskan untuk tidak mengonsumsi makanan pada hari spesifik, maka mereka melakukan tarak karena ingin menghindari kelebihan lemak. Selain itu, bertarak juga dapat diartikan sebagai mengasingkan diri untuk mencari kebijaksanaan. Misalnya, seseorang memutuskan untuk bertarak di gunung untuk beberapa hari untuk mendapatkan kepercayaan diri. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tarak" memiliki relevansi yang signifikan. Dalam konteks kebudayaan Indonesia, bertarak seringkali dihubungkan dengan keseimbangan hidup. Hal ini terlihat jelas saat kita melihat banyak orang melakukan tarak atau bertarak di tempat-tempat yang indah untuk mencari kebahagiaan. Mereka ingin bertarak di alam untuk mendapatkan kekuatan dan kebijaksanaan. Dengan demikian, bertarak bukan hanya sekedar mengasingkan diri, tapi juga menjadi cara untuk mencari keseimbangan hidup.

Kata yang Mirip

taraksasin