Arti Kata "tarip" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tarip" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tarip

ta·rip ? tarif

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tarip"

📝 Contoh Penggunaan kata "tarip" dalam Kalimat

1.Pemerintah menetapkan tarif baru untuk produk impor untuk melindungi industri dalam negeri.
2.Saya harus membayar tarif parkir saat berkunjung ke pusat perbelanjaan.
3.Mereka memutuskan untuk menurunkan tarif kuliner di kawasan wisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
4.Sebagai seorang pengusaha, dia harus mempertimbangkan tarif jasa angkutan untuk menghemat biaya operasional.
5.Dalam buku pelajaran ekonomi, siswa diajarkan tentang konsep tarif sebagai alat monetar untuk mengatur inflasi.

📚 Artikel terkait kata "tarip"

Mengenal Kata 'tarip' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tarip" - Harga yang Sah

Kata tarip sering digunakan dalam berbagai konteks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, tarip memiliki makna sebagai harga atau biaya yang dibebankan kepada seseorang atau suatu entitas untuk menggunakan jasa atau mendapatkan sesuatu. Dalam sejarah, konsep tarip telah ada sejak zaman kolonial, ketika pemerintah kolonial Belanda mengenakan tarip pada berbagai jenis barang dan jasa. Dalam kehidupan sehari-hari, tarip dapat ditemukan dalam berbagai bentuk. Misalnya, tarip parkir di mall, tarip listrik, dan tarip air minum adalah beberapa contoh tarip yang sering kita temui. Dalam konteks bisnis, tarip juga digunakan sebagai harga jual suatu produk atau jasa. Tarip juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Misalnya, tarip listrik yang mahal dapat mempengaruhi keseimbangan anggaran rumah tangga. Selain itu, tarip yang tidak transparan dapat menyebabkan ketidakpuasan masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk mengatur tarip dengan adil dan transparan.