Arti Kata "tata kota" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tata kota" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tata kota

pola tata perencanaan yang terorganisasi untuk sebuah kota dalam membangun, misalnya jalan, taman, tempat usaha, dan tempat tinggal agar kota itu tampak apik, nyaman, indah, berlingkungan sehat, dan terarah perluasannya pada masa depan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tata kota"

📝 Contoh Penggunaan kata "tata kota" dalam Kalimat

1.Dalam proses perencanaan pembangunan kota, tata kota sangat penting untuk menentukan arah masa depan.
2.Sebagai warga, saya memiliki hak untuk memberikan saran tentang tata kota yang lebih baik bagi kota tempat tinggal saya.
3.Dalam buku pedoman pembangunan kota, tata kota diuraikan dengan rinci untuk memastikan kota menjadi lebih nyaman.
4.Sebagai mahasiswa, saya harus memahami konsep tata kota sebagai salah satu aspek penting dalam perencanaan pembangunan kota.
5.Kota ini memiliki tata kota yang efektif, sehingga warga dapat menikmati lingkungan hidup yang seimbang.

📚 Artikel terkait kata "tata kota"

Mengenal Kata 'tata kota' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tata kota" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tata kota" memiliki makna yang sangat luas dan mendalam dalam konteks perencanaan dan pengembangan kota. Dalam arti resmi, tata kota merujuk pada pola tata perencanaan yang terorganisasi untuk sebuah kota dalam membangun berbagai aspek, seperti jalan, taman, tempat usaha, dan tempat tinggal. Tujuan dari tata kota adalah untuk menciptakan kota yang tampak apik, nyaman, indah, berlingkungan sehat, dan terarah perluasannya pada masa depan. Sejarah tata kota sendiri telah dimulai sejak zaman kuno, ketika bangsa-bangsa kuno seperti Mesir dan Yunani mulai merencanakan dan mengembangkan kota mereka dengan cara yang sistematis. Pada abad ke-19, tata kota menjadi lebih populer dan dipraktikkan oleh berbagai negara, termasuk Indonesia. Dalam kaitannya dengan kesenian, tata kota juga dapat diartikan sebagai gaya arsitektur dan perencanaan kota yang unik dan khas. Tata kota memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, tata kota dapat membantu meningkatkan kualitas lingkungan hidup, meningkatkan keamanan dan kebersihan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam kalimat yang alami, contoh penggunaan kata tata kota adalah: "Pemerintah memutuskan untuk merevisi rencana tata kota untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di kota tersebut." Atau, "Desain tata kota yang unik dan khas dapat menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke kota tersebut." Tata kota juga memiliki relevansi yang sangat penting dalam budaya Indonesia modern. Contohnya, beberapa kota di Indonesia telah berhasil menjadikan tata kota sebagai salah satu aset kebudayaan mereka. Dengan demikian, tata kota dapat menjadi salah satu identitas kota tersebut dan menjadi sumber kebanggaan bagi warga setempat. Dalam kaitannya dengan kehidupan sehari-hari, tata kota juga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, seperti meningkatkan kualitas pelayanan umum, meningkatkan kualitas transportasi, dan lain-lain.