Arti Kata "tawajuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tawajuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tawajuh

ta·wa·juh Ar v, ber·ta·wa·juh v menghadapkan diri dan membulatkan hati kpd Allah: dl sehari semalam umat Islam paling sedikit ~ sebanyak lima kali

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tawajuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "tawajuh" dalam Kalimat

1.Di setiap aktivitas sehari-hari, umat Islam diwajibkan berwudu dan ta'wijuh sebelum shalat.
2.Sebagai seorang pelajar, dia belajar untuk meningkatkan kualitas diri melalui ta'wijuh dan introspeksi.
3.Ia berjalan menuju masjid dengan hati yang penuh cinta dan ta'wijuh, siap untuk beribadah.
4.Dia merasa bahwa ta'wijuh dan doa dapat membantunya menghadapi kesulitan hidup.
5.Dalam upacara pernikahan, pasangan suami istri melakukan ta'wijuh bersama untuk meminta ridha Allah.

📚 Artikel terkait kata "tawajuh"

Mengenal Kata 'tawajuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tawajuh" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tawajuh" memiliki makna yang unik dan kaya dalam bahasa Indonesia. Istilah ini berasal dari bahasa Arab dan memiliki arti resmi "menghadapkan diri dan membulatkan hati kepada Allah". Dalam konteks sehari-hari, kata ini biasanya digunakan untuk menggambarkan perilaku atau aksi seseorang yang menunjukkan kepatuhan dan kesetiaan kepada Tuhan. Dalam sejarah, kata "tawajuh" telah menjadi bagian penting dalam kehidupan umat Islam. Di setiap hari, umat Islam diwajibkan untuk melakukan **tawajuh** minimal lima kali sehari, yaitu saat **tawajuh** subuh, zuhur, asar, maghrib, dan isya. Dengan melakukan **tawajuh**, orang dapat memulihkan kekuatan dan kekuatan moralnya, serta meningkatkan koneksi dengan Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tawajuh" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Saya melakukan **tawajuh** sebelum bangun pagi untuk memulihkan energi dan siap menghadapi hari" atau "Dia melakukan **tawajuh** sebelum tidur untuk memohon perlindungan Tuhan". Dalam budaya Indonesia modern, **tawajuh** juga dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi bagi seseorang untuk meningkatkan kualitas hidup dan keimanan mereka. Dengan memahami kata "tawajuh", kita dapat lebih dekat dengan Tuhan dan meningkatkan kualitas hidup kita. Oleh karena itu, mari kita selalu ingat untuk melakukan **tawajuh** secara teratur dan konsisten untuk meningkatkan kekuatan dan kekuatan moral kita.