Arti Kata "tawasul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tawasul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tawasul

ta·wa·sul n 1 mengerjakan suatu amal yg dapat mendekatkan diri kpd Allah Swt.; 2 memohon atau berdoa kpd Allah Swt. dng perantaraan nama seseorang yg dianggap suci dan dekat kpd Tuhan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tawasul"

📝 Contoh Penggunaan kata "tawasul" dalam Kalimat

1.Di kehidupan sehari-hari, banyak orang mengerjakan tawasul untuk mendapatkan ridha Allah.
2.Ibnu Arabi mengemukakan konsep tawasul sebagai cara mendekatkan diri kepada Allah melalui perantara ulama.
3.Dalam agama Islam, tawasul diartikan sebagai memohon kepada Allah melalui perantaraan seorang wali yang dekat dengan-Nya.
4.Dalam konteks sastra, tawasul sering digunakan sebagai tema dalam cerita tentang kehidupan seorang wali.
5.Para ulama Islam menyatakan bahwa tawasul harus dilakukan dengan cara yang benar dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi.

📚 Artikel terkait kata "tawasul"

Mengenal Kata 'tawasul' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tawasul" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tawasul" seringkali dihubungkan dengan konsep keagamaan dan spiritualitas. Secara umum, tawasul dapat diartikan sebagai mengerjakan suatu amal yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta memohon atau berdoa kepada Allah SWT dengan perantaraan nama seseorang yang dianggap suci dan dekat kepada Tuhan. Dalam sejarah, tawasul telah digunakan sebagai cara untuk meningkatkan kesadaran dan ketaatan seseorang terhadap perintah Allah SWT. Dalam kehidupan sehari-hari, tawasul dapat dilihat dalam berbagai bentuk. Misalnya, seseorang mungkin berdoa kepada Allah SWT dengan mengatakan: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan perantaraan Nabi Muhammad SAW, agar Engkau mengampuni dosaku." Atau, seseorang mungkin melakukan tawasul dengan memperhatikan kesalehan dan kebajikan seseorang, agar dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi diri sendiri. Selain itu, tawasul juga dapat dilakukan dengan cara mengingat dan memanjatkan syukur kepada Allah SWT atas karunia dan rahmat-Nya yang telah diberikan. Dalam budaya Indonesia modern, tawasul masih memiliki relevansi penting. Banyak orang Indonesia yang masih mempercayai kekuatan tawasul dalam meningkatkan kesadaran dan ketaatan terhadap perintah Allah SWT. Dalam kehidupan sehari-hari, tawasul dapat dilihat dalam bentuk peribadatan dan ibadah yang dilakukan dengan penuh kesadaran dan ketaatan. Oleh karena itu, tawasul masih merupakan salah satu cara untuk meningkatkan spiritualitas dan kesadaran terhadap keberadaan Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.