Arti Kata "tawaruk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tawaruk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tawaruk

ta·wa·ruk v Isl duduk dl salat pd tahiat akhir dng kaki kiri melintang di bawah kaki kanan, telapak kaki kanan ditegakkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tawaruk"

📝 Contoh Penggunaan kata "tawaruk" dalam Kalimat

1.Saat melaksanakan salat, seseorang harus selalu menegakkan kaki kanan dan meletakkan kaki kiri, sehingga terlihat seperti ta'ruk.
2.Dalam agama Islam, ta'ruk dianggap sebagai salah satu posisi tubuh yang benar saat melaksanakan salat.
3.Pada tahap akhir salat, seorang haji harus duduk dalam posisi ta'ruk, dengan kaki kiri melintang di bawah kaki kanan.
4.Saya tidak pernah melihat seseorang yang melaksanakan salat dengan posisi kaki yang benar, seperti ta'ruk.
5.Dalam pelajaran agama Islam, guru memberikan contoh tentang posisi tubuh yang benar saat melaksanakan salat, seperti ta'ruk.

📚 Artikel terkait kata "tawaruk"

Mengenal Kata 'tawaruk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tawaruk" - Praktik Salat yang Mendalam

Kata tawaruk sering disebutkan dalam konteks salat, terutama pada tahapan akhir. Namun, apakah Anda sudah tahu apa itu tawaruk dan bagaimana cara melakukannya dengan benar? Kata ini memiliki makna yang khusus dalam Islam, yaitu berdoa sambil duduk di atas kaki kiri dan kanan. Dalam sejarah, praktik tawaruk mulai digunakan oleh para penghobi salat di Arab, kemudian menyebar ke seluruh dunia. Mereka percaya bahwa dengan melakukan tawaruk, seseorang dapat memperoleh kekuatan spiritual yang lebih kuat dan dapat meningkatkan koneksi dengan Tuhan. Selain itu, tawaruk juga dapat membantu meningkatkan kesadaran dan konsentrasi seseorang saat berdoa. Berikut beberapa contoh penggunaan kata tawaruk dalam kalimat yang alami: - "Saya baru saja belajar cara melakukan tawaruk dalam salat, dan saya merasa lebih tenang." - "Dia melakukan tawaruk sebelum berdoa, sehingga dia dapat lebih fokus." - "Saya ingin belajar lebih banyak tentang tawaruk dan bagaimana cara melakukannya dengan benar." Dalam kehidupan sehari-hari, tawaruk dapat menjadi praktik yang bermanfaat bagi siapa pun yang ingin meningkatkan koneksi dengan Tuhan. Dengan melakukan tawaruk, seseorang dapat merasa lebih tenang dan lebih fokus dalam berdoa. Selain itu, tawaruk juga dapat membantu meningkatkan kesadaran dan konsentrasi seseorang, sehingga mereka dapat lebih efektif dalam mencapai tujuan mereka.