Arti Kata "tegor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tegor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tegor

te·gor ? tegur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tegor"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "tegor" dalam Kalimat

1.Dia harus tegor kepada anaknya untuk tidak bermain di jalan raya.
2.Saya akan tegur ibu tadi untuk mengembalikan barang saya.
3.Dalam pertemuan hari itu, dia tegor kepada rekan-rekannya tentang pentingnya disiplin.
4.Saya merasa perlu tegur teman saya karena tindakannya yang tidak sopan.
5.Dalam novel karya penulis itu, tokoh utama ditegor oleh seorang pendeta untuk berubah diri.

πŸ“š Artikel terkait kata "tegor"

Mengenal Kata 'tegor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tegor" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tegor" dalam bahasa Indonesia memiliki makna resmi sebagai 'teΒ·gor' dengan ketentuan tegur, yang berarti memberi nasihat atau saran untuk memperbaiki perilaku atau tindakan seseorang. Dalam konteks sejarah, kata ini memiliki latar belakang yang kaya, terutama dalam budaya Jawa, di mana "tegor" sering digunakan sebagai cara untuk memberikan dorongan positif kepada orang lain untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tegor" masih digunakan sebagai cara untuk memberikan saran atau nasihat kepada orang lain. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "tegor" dalam kalimat yang alami: - Ayahnya menegor anaknya untuk tidak bermain di jalanan karena bisa berbahaya. - Saya menerima tegur dari sahabat saya untuk lebih serius dalam menyelesaikan tugas saya. - Gubernur menegor warga untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar. Dalam budaya Indonesia modern, kata "tegor" masih memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan kata "tegor", kita dapat memberikan saran atau nasihat kepada orang lain untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Selain itu, kata "tegor" juga dapat digunakan sebagai cara untuk meningkatkan komunikasi antara orang-orang dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perubahan perilaku. Dalam kesimpulan, kata "tegor" adalah kata yang sangat penting dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks budaya Jawa. Dengan menggunakan kata "tegor", kita dapat memberikan saran atau nasihat kepada orang lain untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.