Arti Kata "tekak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tekak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tekak

1te·kak n 1 bagian yg lembut dr langit-langit mulut sebelah belakang (tempat saraf perasa); 2 lubang atau rongga kerongkongan; faring; 3 ki rasa atau perasa pd mulut: tidak sedap -- nya, tidak enak rasanya (tt makanan); kering -- nya, haus sekali; umpan -- , pembangkit selera makan; payau (langu) -- nya, makan apa pun tidak sedap rasanya;
ber·te·kak v 1 mempunyai tekak; 2 ki bertengkar; berbantah: mungkinkah akan didapat kata sepakat, kalau kita ~ saja;
me·ne·kak v seakan-akan melekat di tekak (tt rasa): rasa manis ~; rasa pahit ~

2te·kak kl a tegar (hati); tidak mau menurut; keras kepala

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tekak"

📝 Contoh Penggunaan kata "tekak" dalam Kalimat

1.Ketika saya mencoba makanan pedas, rasa pedasnya seperti melekat di tekak saya.
2.Dalam pertemuan hari ini, kita berdiskusi panjang dan akhirnya tidak mendapat kata sepakat karena kita bertekak saja.
3.Dia memiliki tekak yang keras dan tidak mau menurut keinginan saya.
4.Rasa manisnya seperti melekat di tekak saya, membuat saya ingin makan es krim lagi.
5.Setelah perjalanan panjang, rasa keringnya seperti ada di tekak saya, sehingga saya memutuskan untuk minum air.

📚 Artikel terkait kata "tekak"

Mengenal Kata 'tekak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tekak" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tekak" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Pada dasarnya, kata ini merujuk pada bagian lembut dari langit-langit mulut sebelah belakang, tempat saraf perasa. Namun, makna ini juga meluas ke dalam konteks lain, seperti lubang atau rongga kerongkongan, faring, rasa atau perasa pada mulut, dan masih banyak lagi. Pada zaman dahulu, kata "tekak" sering digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari. Orang-orang menggunakan kata ini untuk menggambarkan rasa yang tidak sedap atau enak pada makanan. Mereka juga menggunakan kata ini untuk menggambarkan perasaan yang keras kepala atau tidak mau menurut. Pada saat itu, kata "tekak" merupakan bagian dari bahasa sehari-hari yang digunakan oleh masyarakat.

Penggunaan Kata "Tekak" dalam Kalimat

Kata "tekak" dapat digunakan dalam berbagai kalimat dalam bahasa Indonesia. Berikut beberapa contoh: - "Makanan ini tidak enak -nya, rasanya sangat tidak sedap." - "Aku mempunyai tekak yang keras kepala, aku tidak mau menurut." - "Rasa manis ini melekat di tekakku, aku tidak bisa melupakan." Dalam kalimat-kalimat di atas, kata "tekak" digunakan untuk menggambarkan rasa yang tidak sedap, tekak yang keras kepala, dan rasa manis yang melekat di tekak. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "tekak" memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.

Relevansi Kata "Tekak" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "tekak" masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari kita. Dalam berbagai konteks, kita menggunakan kata ini untuk menggambarkan perasaan atau rasa yang tidak sedap atau enak. Dalam budaya Indonesia modern, kata "tekak" masih digunakan dalam berbagai kalimat dalam bahasa sehari-hari. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "tekak" masih sangat penting dalam komunikasi sehari-hari kita. Dalam kesimpulan, kata "tekak" memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini masih sangat relevan dan digunakan dalam berbagai kalimat dalam bahasa sehari-hari. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "tekak" masih sangat penting dalam komunikasi sehari-hari kita.