Arti Kata "telingkuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "telingkuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

telingkuh

te·ling·kuh ? telingkah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "telingkuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "telingkuh" dalam Kalimat

1.Dalam upacara keagamaan, telingkuh dipasang untuk menandakan kehadiran roh spiritual.
2.Seorang peneliti mempelajari struktur telingkuh pada spesies burung untuk memahami sifat akustiknya.
3.telingkuh pada kupu-kupu memiliki bentuk yang unik dan berfungsi sebagai sensor suara.
4.Pada festival musik tradisional, telingkuh digunakan sebagai instrumen musik yang unik.
5.Dalam proses rekonstruksi telinga, dokter memasang telingkuh tiruan untuk membantu pasien mendengar kembali.

📚 Artikel terkait kata "telingkuh"

Mengenal Kata 'telingkuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "telingkuh" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "telingkuh" memiliki makna umum yang terkait dengan hubungan asmara yang tidak sah atau di luar nikah. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan hubungan antara seorang pria dan wanita yang tidak berstatus sebagai suami-isteri. Dalam masyarakat tradisional, hubungan seperti ini sering dianggap tidak pantas dan diharamkan oleh adat istiadat. Tapi, apa yang membuat hubungan "telingkuh" begitu menarik? Salah satu alasan adalah karena hubungan ini sering kali ditandai dengan intensitas emosi yang sangat kuat. Meskipun tidak sah secara hukum, hubungan "telingkuh" dapat membuat kedua belah pihak merasa sangat bahagia dan bersemangat. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "telingkuh" dalam kalimat yang alami: - Pernikahan mereka dianggap sebagai hubungan "telingkuh" oleh masyarakat karena tidak sah secara hukum. - Ia memiliki hubungan "telingkuh" dengan wanita lain selama beberapa tahun. - Mereka berdua memiliki hubungan "telingkuh" yang sangat intens dan berlangsung selama beberapa dekade. Kata "telingkuh" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, hubungan "telingkuh" dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan karya seni atau sastra yang menarik. Misalnya, beberapa penulis Indonesia telah menggunakan tema "telingkuh" sebagai inspirasi untuk menulis novel atau cerpen yang menarik.