Arti Kata "temiang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "temiang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

temiang

te·mi·ang n, buluh -- 1 buluh kecil (biasa dibuat sumpitan), Schizostachyum blumei; 2 sumpitan;
berebut -- belah, pb berkelahi memperebutkan sesuatu yg tidak berharga; berebut -- hanyut, tangan luka -- tak dapat, pb dua orang yg memperebutkan sesuatu sampai luka-luka, tetapi tidak ada hasilnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "temiang"

📝 Contoh Penggunaan kata "temiang" dalam Kalimat

1.Warga desa mengumpulkan buluh temiang untuk dibuat sumpitan untuk berburu.
2.Sekelompok remaja berebut pergi ke bioskop hingga saling bertengkar dan melukai satu sama lain.
3.Pada masa lalu, para petani mengadu nasib dengan berburu menggunakan sumpitan temiang.
4.Dalam tradisi suku pedalaman, sumpitan temiang merupakan senjata yang sangat berharga.
5.Pada perang saudara, mereka saling berebut kekuasaan hingga menyebabkan konflik yang tak berkesudahan.

📚 Artikel terkait kata "temiang"

Mengenal Kata 'temiang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "temiang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "temiang" mungkin tidak asing lagi bagi mereka yang tinggal di daerah pedesaan atau memiliki hubungan dengan budaya tradisional Indonesia. Dalam bahasa Indonesia, kata temiang berasal dari istilah "buluh kecil" yang biasa dibuat menjadi sumpitan. Namun, makna kata temiang tidak hanya terbatas pada definisi tersebut. Mengenal Lebih Dalam Dalam konteks sosial, kata temiang memiliki makna yang lebih luas. Ia digunakan untuk menggambarkan situasi di mana dua orang atau lebih berebut atau berkelahi memperebutkan sesuatu yang tidak berharga. Kata temiang juga dapat diartikan sebagai "hanyut" atau "tangan luka" yang tidak dapat memperoleh hasil yang diinginkan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata temiang sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam percakapan atau cerita rakyat. Contoh Penggunaan Kata Temiang Berikut beberapa contoh penggunaan kata temiang dalam kalimat yang alami: - "Mereka berdua tidak sabar untuk memperebutkan temiang di pasar tradisional." - "Setelah temiang dalam permainan kartu, dia tidak berdaya." - "Dia tidak ingin terdampak temiang dalam bisnis yang tidak stabil." Relevansi Kata Temiang dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata temiang memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia, kata temiang sering digunakan dalam cerita rakyat atau lagu-lagu tradisional untuk menggambarkan tema persaingan atau perjuangan. Dalam konteks modern, kata temiang dapat diartikan sebagai simbol dari kesabaran dan keberanian dalam menghadapi tantangan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat memanfaatkan kata temiang sebagai inspirasi untuk menjadi lebih kuat dan berani dalam menghadapi perubahan dan tantangan.