Arti Kata "tempayan tertiarap dalam air" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tempayan tertiarap dalam air" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tempayan tertiarap dalam air

Peribahasa orang yang tidak mau mendengarkan nasihat (pengajaran)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tempayan tertiarap dalam air"

📝 Contoh Penggunaan kata "tempayan tertiarap dalam air" dalam Kalimat

1.Seorang bupati yang tempayan tertiarap dalam air, tidak mau mendengarkan nasihat sultan.
2.Di lingkungan sosial, dia terkenal sebagai seseorang yang tempayan tertiarap dalam air, sulit diubah pendapatnya.
3.Dia merupakan seorang guru yang baik, namun kadang-kadang tampaknya dia tempayan tertiarap dalam air, tidak mau mendengarkan siswa.
4.Seorang pejabat yang tempayan tertiarap dalam air, sulit diarahkan untuk melakukan perubahan positif.
5.Dia adalah seorang politikus yang selalu tempayan tertiarap dalam air, tidak mau mendengarkan kritik dari lawan politiknya.

📚 Artikel terkait kata "tempayan tertiarap dalam air"

Mengenal Kata 'tempayan tertiarap dalam air' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tempayan Tertiarap dalam Air" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tempayan tertiarap dalam air" adalah salah satu peribahasa yang terkenal di Indonesia. Peribahasa ini memiliki makna yang sangat jelas, yaitu menggambarkan orang yang tidak mau mendengarkan nasihat atau pengajaran. Kata ini berasal dari kata "tempayan", yang merupakan wadah dari tanah liat yang digunakan untuk menyimpan air. Ketika tempayan ini tertiarap dalam air, maka air yang ada di dalamnya akan mengalir keluar dan tidak ada lagi. Ini sama seperti orang yang tidak mau mendengarkan nasihat, maka pengajaran yang diberikan tidak akan efektif.

Contoh Penggunaan Kata Tempayan Tertiarap dalam Air

Kata "tempayan tertiarap dalam air" dapat digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Contoh penggunaannya adalah: - "Dia adalah orang yang tidak mau mendengarkan nasihat orang tua, dia seperti tempayan tertiarap dalam air, tidak mau menerima pengajaran yang benar." - "Dia tidak mau mendengarkan saran temannya, dia seperti tempayan tertiarap dalam air, tidak mau menerima kebenaran." - "Dia memiliki kepribadian yang sulit diubah, dia seperti tempayan tertiarap dalam air, tidak mau menerima pengajaran dari orang lain."

Relevansi Kata Tempayan Tertiarap dalam Air dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "tempayan tertiarap dalam air" memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, banyak orang yang tidak mau mendengarkan nasihat atau pengajaran dari orang lain. Mereka lebih suka melakukan sesuatu secara sendiri dan tidak mau menerima kebenaran dari orang lain. Hal ini dapat menyebabkan mereka kehilangan kesempatan untuk berkembang dan menjadi orang yang lebih baik. Oleh karena itu, kita harus lebih berhati-hati dalam menggunakan kata "tempayan tertiarap dalam air" dan berusaha untuk memiliki kepribadian yang lebih terbuka dan mau menerima pengajaran dari orang lain.