Arti Kata "setapak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "setapak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

setapak

se·ta·pak n beranda di rusuk rumah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "setapak"

📝 Contoh Penggunaan kata "setapak" dalam Kalimat

1.Pada hari libur, aku suka duduk di setapak dengan teman-teman menikmati pemandangan.
2.setapak di rumah kami digunakan sebagai tempat bermain anak-anak.
3.Di desa, setapak menjadi tempat berkumpul masyarakat untuk berdiskusi dan berita.
4.Sebagai arsitek, saya harus mempertimbangkan ruang setapak dalam desain rumah masa depan.
5.Pada malam hari, setapak di rumahnya menjadi tempat favorit anaknya untuk membaca buku.

📚 Artikel terkait kata "setapak"

Mengenal Kata 'setapak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Setapak" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "setapak" merupakan istilah yang telah lama digunakan dalam bahasa Indonesia. Secara umum, setapak merujuk pada sebuah beranda di rusuk rumah, tetapi makna ini telah berkembang seiring waktu. Dalam konteks historis, setapak sering digunakan sebagai tempat beristirahat atau berpikir, terutama di pedesaan atau desa-desa kecil. Setapak juga memiliki makna yang lebih luas dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai tempat beranda yang terbuka, setapak sering digunakan sebagai tempat untuk menikmati pemandangan alam atau berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Dalam beberapa kasus, setapak juga berfungsi sebagai tempat untuk bermeditasi atau berdoa. Contoh penggunaan kata setapak dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: "Di setiap pagi, aku suka berlari di sepanjang setapak rumahku untuk bernafas segar dan melepaskan stres setelah seharian melihat layar komputer." "Setelah lelah beraktivitas, aku suka berbaring di setapak rumahku untuk menikmati keindahan alam dan mendengarkan suara burung-burung di sekitar." Dalam kehidupan sehari-hari, setapak memiliki peran penting dalam membantu kita memahami dan menghargai keindahan alam. Dengan berada di tempat yang terbuka dan tidak terlalu terawat, kita dapat memahami betapa indahnya kehidupan sebenarnya dan menghargai sederhana kebutuhan kita.