Arti Kata "temporer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "temporer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

temporer

tem·po·rer /témporér/ a untuk sementara waktu; sementara; darurat: jembatan -- , jembatan darurat (hanya dipakai untuk sementara waktu): pekerjaan -- , pekerjaan sementara; penghijauan sifatnya bukan -- , melainkan terus-menerus dl rangka pencegahan erosi, kegundulan tanah, dsb

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "temporer"

📝 Contoh Penggunaan kata "temporer" dalam Kalimat

1.Pemerintah mengambil langkah sementara untuk mengatasi kekurangan air di kota besar.
2.Pekerjaan sementara sudah rampung, tapi masih perlu perawatan rutin.
3.Dalam situasi darurat, jembatan darurat dibangun untuk menggantikan jembatan yang rusak.
4.Penghijauan yang dilakukan sifatnya bukan permanen, melainkan sebagai upaya pencegahan erosi.
5.Sekolah memutuskan untuk menggunakan guru sementara sampai guru yang benar-benar berpengalaman datang.

📚 Artikel terkait kata "temporer"

Mengenal Kata 'temporer' - Inspirasi dan Motivasi

Arti Kata Temporer dan Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia

Kata **temporer** sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan sesuatu yang hanya berlaku untuk sementara waktu. Konsep ini memiliki latar belakang sejarah yang kaya, terutama dalam konteks pembangunan infrastruktur. Dalam masa lalu, bangunan dan jembatan yang dibangun dengan cepat dan sederhana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sering kali disebut sebagai **temporer**. Mereka dirancang untuk berfungsi sementara waktu hingga struktur permanen selesai dibangun. Dalam kehidupan sehari-hari, kata **temporer** sering digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, seperti ini: "Jembatan **temporer** dibangun di dekat lokasi bencana alam untuk memudahkan akses bagi korban." atau "Pekerjaan **temporer** dijalankan untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat cuaca buruk." Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks seperti pencegahan erosi tanah atau kegundulan tanah dengan menggunakan penghijauan yang sifatnya bukan **temporer**. Dalam budaya Indonesia modern, kata **temporer** memiliki makna yang lebih luas. Bukan hanya sekadar bangunan sementara, tetapi juga menggambarkan kemampuan masyarakat untuk beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi tantangan. Dalam konteks ini, kata **temporer** menggambarkan prinsip **gotong royong** dan **gotong joag** yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.