Arti Kata "terjali" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "terjali" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

terjali

ter·ja·li ? tajali

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "terjali"

📝 Contoh Penggunaan kata "terjali" dalam Kalimat

1.Saya, sebagai hamba Allah, merasa terjali oleh rahmat-Nya.
2.Pemuda yang terjali oleh kekayaan ayahnya mulai menikmati hidup mewah.
3.Dalam puisi, cinta yang terjali dalam hati dapat berubah menjadi api yang menghancurkan.
4.Pada tahun pertama kuliah, banyak mahasiswa yang merasa terjali oleh kebebasan akademis.
5.Ketika melihat korban bencana alam, saya merasa terjali oleh kepedulian masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "terjali"

Mengenal Kata 'terjali' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "terjali" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "terjali" seringkali tidak terdengar dalam percakapan sehari-hari, tetapi artinya sangat relevan dalam menggambarkan kondisi tertentu. Dalam arti resmi, "terjali" memiliki arti sebagai "terjuntai" atau "terjuntai-junatanya". Kata ini berasal dari bahasa Arab "tajalli", yang berarti "penampakan" atau "pengungkapan".

Sejarah dan Konteks

Kata "terjali" pertama kali digunakan dalam konteks filsafat dan teologi. Dalam agama Islam, "tajalli" digunakan untuk menggambarkan penampakan Tuhan atau kehadiran-Nya di dunia. Konsep ini kemudian berkembang dalam filsafat, menggambarkan penampakan kebenaran atau keindahan di dalam diri manusia.

Penggunaan dalam Bahasa Indonesia

Kata "terjali" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam kalimat "Ia merasa terjali oleh cinta yang tulus", artinya adalah bahwa ia merasa terjuntai atau terkesan oleh cinta yang tulus tersebut. Contoh lain adalah "Bacaan tersebut terjali dengan bahasa yang indah", yang berarti bahwa bacaan tersebut terjuntai dengan bahasa yang indah dan menarik.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "terjali" dapat digunakan untuk menggambarkan situasi atau kondisi yang menenangkan atau menginspirasi. Misalnya, "Makanan tersebut terjali dengan aroma yang sedap" dapat menggambarkan bahwa makanan tersebut memiliki aroma yang sangat sedap dan menarik. Dalam konteks yang lebih luas, kata "terjali" dapat digunakan untuk menggambarkan keindahan alam atau kebenaran yang terungkap dalam diri manusia.