Arti Kata "teromol" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "teromol" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

teromol

te·ro·mol n peti dr kaleng; tempat mengumpulkan uang sumbangan dsb

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "teromol"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "teromol" dalam Kalimat

1.Pertemuan tahunan yayasan anak yatim menggunakan teromol untuk mengumpulkan uang sumbangan.
2.teromol di rumah ibu memuat sejumlah makanan ringan untuk perayaan ulang tahun cucunya.
3.Pada masa lalu, orang-orang menggunakan teromol sebagai tempat mengumpulkan uang untuk membantu korban bencana.
4.Pada saat liburan panjang, anak-anak sekolah mengumpulkan uang sumbangan di sebuah teromol yang telah ditempatkan di depan sekolah.
5.Pada festival tahunan, komunitas masyarakat menggunakan teromol untuk mengumpulkan uang untuk kegiatan sosial.

πŸ“š Artikel terkait kata "teromol"

Mengenal Kata 'teromol' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "teromol" - Peti Sumbangan yang Menginspirasi

Dalam bahasa Indonesia, kata "teromol" memiliki makna yang unik dan khas. Secara resmi, teromol didefinisikan sebagai peti yang terbuat dari kaleng, digunakan untuk mengumpulkan uang sumbangan atau donasi. Namun, kata ini juga memiliki makna yang lebih luas, yaitu sebagai simbol kepedulian dan solidaritas masyarakat. Kata "teromol" berasal dari kata "teromol" sendiri, yang awalnya digunakan pada abad ke-19 sebagai peti untuk mengumpulkan uang sumbangan. Pada masa itu, teromol digunakan sebagai sarana untuk mengumpulkan dana untuk keperluan sosial, seperti membantu korban bencana atau membiayai proyek komunitas. Dengan demikian, teromol menjadi simbol kepedulian dan keadilan sosial di masyarakat. Contoh penggunaan kata "teromol" dalam kalimat yang alami adalah: "Pemuda di desa kami mengadakan aksi sosial untuk mengumpulkan uang sumbangan dengan membuka teromol di pusat desa." Atau, "Kita dapat menggunakan teromol sebagai sarana untuk mengumpulkan dana untuk membantu korban bencana alam." Dengan kata lain, teromol bukan hanya sebagai peti kaleng biasa, tetapi juga sebagai simbol kepedulian dan keadilan sosial. Penggunaan kata "teromol" tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Banyak organisasi sosial dan komunitas yang menggunakan teromol sebagai sarana untuk mengumpulkan dana dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kepedulian sosial. Dengan demikian, kata "teromol" tetap menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan keadilan sosial di komunitasnya.