Arti Kata "tiada terempang peluru oleh lalang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tiada terempang peluru oleh lalang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tiada terempang peluru oleh lalang

tiada ter.em.pang peluru oleh lalang Peribahasa kehendak orang yang berkuasa tidak tertahan oleh orang yang lemah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tiada terempang peluru oleh lalang"

📝 Contoh Penggunaan kata "tiada terempang peluru oleh lalang" dalam Kalimat

1.Pemerintah tidak dapat menahan keinginan Presiden yang sangat kuat.
2.Hukum tidak dapat diubah oleh kekuasaan yang lemah dan korup.
3.Ketegasan seseorang yang berkuasa tidak dapat dihalang-halangi oleh rekan-rekannya.
4.Keputusan raja tidak dapat diubah oleh wazir yang berwenang.
5.Kekuasaan presiden tidak dapat dihalangi oleh keinginan anggota parlemen yang lemah.

📚 Artikel terkait kata "tiada terempang peluru oleh lalang"

Mengenal Kata 'tiada terempang peluru oleh lalang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tiada Terempang Peluru oleh Lalang": Inspirasi Kehendak Orang Berkuasa

Dalam bahasa Indonesia, ada beberapa peribahasa yang dapat memberikan kesan tentang kekuasaan dan otoritas. Salah satunya adalah **tiada terempang peluru oleh lalang**. Kalimat ini memiliki makna yang sangat kaya dan dapat dijelaskan sebagai "kehendak orang yang berkuasa tidak tertahan oleh orang yang lemah". Peribahasa ini berasal dari zaman kolonial Belanda dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia modern. Peribahasa **tiada terempang peluru oleh lalang** ini sering digunakan untuk menggambarkan kekuasaan yang tak terkalahkan. Dalam konteks sejarah, peribahasa ini dapat diartikan sebagai kekuatan militer Belanda yang tidak dapat dihentikan oleh gerakan pemberontakan rakyat Indonesia. Namun, dalam konteks kehidupan sehari-hari, peribahasa ini dapat digunakan untuk menggambarkan kekuasaan yang tidak dapat dihentikan oleh oposisi atau kritik. Berikut beberapa contoh penggunaan peribahasa **tiada terempang peluru oleh lalang** dalam kalimat yang alami: - Pemimpin yang berkuasa tidak dapat dihentikan oleh oposisi yang lemah. - Kebijakan pemerintah tidak dapat diubah oleh kritik dari masyarakat. - Kekuatan militer tidak dapat dihentikan oleh gerakan pemberontakan. Peribahasa **tiada terempang peluru oleh lalang** masih relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Dalam konteks politik, peribahasa ini dapat digunakan untuk menggambarkan kekuasaan pemerintah yang tidak dapat dihentikan oleh oposisi. Dalam konteks sosial, peribahasa ini dapat digunakan untuk menggambarkan kekuasaan yang tidak dapat dihentikan oleh kritik atau oposisi.