Arti Kata "tihul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tihul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tihul

ti·hul Sd n sisa kayu yg sudah terbakar sebagian

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tihul"

📝 Contoh Penggunaan kata "tihul" dalam Kalimat

1.Setelah penelitian lapangan, kami menemukan tihul yang masih membakar di hutan.
2.Warga setempat harus berhati-hati saat melewati area yang ditinggalkan tihul setelah kebakaran.
3.Karena sisa bahan bakar yang masih menyisakan abu dan tihul, tempat itu harus ditutup untuk umum.
4.Dalam kegiatan ekologi, kami mempelajari makna penting tihul sebagai sumber karbon dioksida.
5.Dalam kegiatan pemadaman kebakaran hutan, tim harus hati-hati menghilangkan tihul yang masih membakar.

📚 Artikel terkait kata "tihul"

Mengenal Kata 'tihul' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tihul" - Sisa Kayu yang Menyimpan Kenangan

Kata "tihul" sering kali digunakan dalam konteks peristiwa kebakaran atau kecelakaan. Namun, apa sebenarnya makna umum dari kata ini? Dalam bahasa Indonesia, tihul adalah sisa kayu yang sudah terbakar sebagian. Makna ini menunjukkan bahwa kata ini memiliki kaitan erat dengan peristiwa alam atau kejadian yang tidak diinginkan. Dalam sejarah, kebakaran telah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Dari peradaban kuno hingga masa modern, kebakaran telah mengubah arah sejarah dan membentuk komunitas. Dalam konteks ini, tihul menjadi simbol dari peristiwa yang menimbulkan perubahan drastis. Sisa kayu yang terbakar sebagian menjadi saksi bisu dari kejadian yang tidak terduga. Dalam kehidupan sehari-hari, tihul dapat ditemui dalam berbagai konteks. Misalnya, kita dapat melihat sisa kayu yang terbakar karena kecelakaan kebakaran atau kecelakaan lainnya. Sisa kayu ini menjadi bukti dari kejadian yang telah terjadi. Selain itu, tihul juga dapat digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu atau cerita rakyat yang mengisahkan tentang peristiwa kebakaran atau kecelakaan. Dalam budaya Indonesia modern, tihul memiliki makna yang lebih dalam. Sisa kayu yang terbakar sebagian dapat menjadi simbol dari perubahan yang terjadi dalam kehidupan manusia. Dalam konteks ini, tihul menjadi saksi bisu dari peristiwa yang telah mengubah arah kehidupan manusia. Sisa kayu yang terbakar sebagian menjadi kenangan yang tidak dapat dilupakan.