Arti Kata "tikam-menikam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tikam-menikam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tikam-menikam

ti.kam-me.ni.kam Verba (kata kerja) bertikam-tikaman

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tikam-menikam"

📝 Contoh Penggunaan kata "tikam-menikam" dalam Kalimat

1.Dalam pertarungan sengit, dua pria bertikam-menikam dengan pedangnya masing-masing.
2.Seniman itu menggunakan gaya bertikam-menikam yang unik dalam karyanya yang terkenal.
3.Dalam latihan bela diri, instruktur meminta para siswa untuk melakukan gerakan bertikam-menikam dengan pelindung.
4.Pada saat itu, dua prajurit bertikam-menikam dengan pedangnya dan menimbulkan kekacauan di medan perang.
5.Dalam novel itu, tokoh utama harus berjuang melawan musuh yang menikam-menikamnya dengan senjata tajam.

📚 Artikel terkait kata "tikam-menikam"

Mengenal Kata 'tikam-menikam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tikam-menikam" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata "**tikam-menikam**" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti "ti.kam-me.ni.kam" atau "bertikam-tikaman". Makna umum dari kata ini adalah mengacu pada tindakan menusuk atau menyerang seseorang dengan menggunakan senjata tajam, seperti pedang atau pisau. Dalam konteks sejarah dan sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan aksi-aksi kekerasan atau perkelahian yang terjadi pada masa lalu, seperti pertempuran antar suku atau perang. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "**tikam-menikam**" masih digunakan untuk menggambarkan situasi yang menuntut kehati-hatian atau keteguhan. Contoh penggunaan kata ini dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: - "Dia harus berhati-hati agar tidak **dikam** oleh lawan yang licik." - "Dia melihat lawan yang **menikam** dengan tajam dan mulai membalas." - "Dia harus siap **bertikam-tikaman** dengan lawan yang tangguh." Dalam budaya Indonesia modern, kata "**tikam-menikam**" juga memiliki makna yang lebih luas. Selain mengacu pada tindakan kekerasan, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan situasi yang kompleks dan menuntut kehati-hatian. Dalam beberapa konteks, kata ini juga dapat digunakan sebagai metafor untuk menggambarkan pertarungan mental atau spiritual yang terjadi dalam diri seseorang.