Arti Kata "tikar putih" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tikar putih" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tikar putih

tikar polos, tidak berwarna atau bermotif

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tikar putih"

📝 Contoh Penggunaan kata "tikar putih" dalam Kalimat

1.Di pasar tradisional, penjual tikar putih menjualnya sebagai alas duduk.
2.tikar putih digunakan sebagai alas untuk membungkus makanan, terutama ketika membawa makanan ke tempat lain.
3.Di ruang kelas, siswa membentangkan tikar putih sebagai alas tulis dan tempat menulis tugas sekolah.
4.Pada pesta adat, tikar putih digunakan sebagai alas duduk tamu undangan.
5.Perajin tukang tikar di desa memproduksi tikar putih dengan motif sederhana, tetapi tetap elegan dan nyaman digunakan.

📚 Artikel terkait kata "tikar putih"

Mengenal Kata 'tikar putih' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tikar Putih" - Inspirasi dan Motivasi

Tikar putih adalah sebuah kata yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan sesuatu yang polos, tidak berwarna atau bermotif. Dalam konteks sejarah, kata ini memiliki makna yang lebih dalam, karena tikar putih sering kali digunakan sebagai simbol keberanian, kejujuran, dan keadilan. Dalam masyarakat tradisional, tikar putih digunakan sebagai tempat duduk para pemimpin, karena dianggap sebagai simbol kekuasaan dan kebijaksanaan.

Contoh Penggunaan Kata "Tikar Putih" dalam Kalimat

Kata "tikar putih" sering kali digunakan dalam kalimat yang menunjukkan kepolosan dan kejujuran. Misalnya, "Pria itu duduk di atas tikar putih, menunggu keputusan pengadilan." Dalam kalimat ini, tikar putih digunakan sebagai tempat duduk yang polos dan tidak bermotif, untuk menunjukkan bahwa pria itu tidak memiliki kepentingan atau motif tertentu dalam menunggu keputusan pengadilan. Contoh lain adalah, "Ibu membeli tikar putih untuk digunakan sebagai alas tidur anaknya." Dalam kalimat ini, tikar putih digunakan sebagai alas tidur yang polos dan tidak bermotif, untuk menunjukkan bahwa ibu ingin anaknya memiliki tidur yang nyaman dan tenang.

Relevansi Kata "Tikar Putih" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "tikar putih" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, karena masih banyak orang yang menggunakan tikar putih sebagai alas duduk atau tempat tidur. Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata ini juga digunakan sebagai simbol kejujuran dan keberanian. Misalnya, seseorang yang berani mengungkap kebenaran, meskipun tidak populer, dapat disebut sebagai "orang yang duduk di atas tikar putih". Dalam konteks ini, kata "tikar putih" digunakan sebagai simbol keberanian dan kejujuran, untuk menunjukkan bahwa seseorang itu tidak takut mengungkap kebenaran, meskipun tidak populer.