Arti Kata "timpuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "timpuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

timpuk

tim·puk Jk v, me·nim·puk v melempar; melontar: orang yg tidak dikenal itu tiba-tiba ~ kaca rumahku;
me·nim·puki v melempari; melontari: ia ~ anjing itu dng batu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "timpuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "timpuk" dalam Kalimat

1.Pada malam hari, seorang penjahat tiba-tiba timpuk kaca rumahku dengan batu.
2.Saya sangat marah ketika teman saya timpuk aku dengan mainan yang keras itu.
3.Dalam permainan bola basket, pemain harus bisa timpuk bola dengan kuat dan akurat.
4.Pada hari liburan, anak-anak suka timpuk buku dengan kertas untuk membuat gambar.
5.Dalam konteks sejarah, tentara Romawi dikenal karena kemampuan mereka timpuk batu dengan kuat.

📚 Artikel terkait kata "timpuk"

Mengenal Kata 'timpuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Timpuk" dalam Bahasa Indonesia - Makna dan Konteks

Kata **timpuk** memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti melempar atau melontar suatu objek ke arah lain. Namun, dalam konteks sosial dan budaya, kata timpuk seringkali digunakan untuk menggambarkan aksi yang tidak disengaja atau tidak diinginkan. Dalam sejarah, kata timpuk seringkali digunakan dalam konteks permainan tradisional Indonesia. Misalnya, dalam permainan **timpuk** yang populer di beberapa daerah, anak-anak akan melempar bola atau benda lain ke arah lawan, dengan tujuan untuk mengalahkan mereka. Namun, dalam konteks modern, kata timpuk lebih sering digunakan dalam konteks yang lebih negatif, seperti melempar atau melontar suatu objek ke arah orang lain tanpa sengaja. Contoh penggunaan kata timpuk dalam kalimat yang alami adalah seperti ini: - "Saya tidak sengaja **timpuk** gelas air itu ke lantai." - "Anak kecil itu **timpuk** mainan ke arah anjing." - "Pria itu **timpuk** batu ke arah mobil yang lewat." Dalam kehidupan sehari-hari, kata timpuk memiliki relevansi yang sangat penting. Misalnya, dalam situasi yang sibuk dan tidak perhatian, kita mungkin tidak menyadari bahwa kita telah **timpuk** suatu objek ke arah orang lain. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan sekitar kita agar tidak melanggar hak-hak orang lain. Dalam budaya Indonesia modern, kata timpuk juga memiliki makna yang lebih luas. Misalnya, dalam konteks politik, kata timpuk seringkali digunakan untuk menggambarkan aksi yang tidak adil atau tidak transparan. Contohnya, "Pemerintah itu **timpuk** keuangan negara ke arah proyek yang tidak perlu." Dalam konteks ini, kata timpuk digunakan untuk menggambarkan aksi yang tidak diinginkan dan tidak adil. Dalam kesimpulan, kata timpuk memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sosial dan budaya, kata ini digunakan untuk menggambarkan aksi yang tidak disengaja atau tidak diinginkan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata timpuk memiliki relevansi yang sangat penting, dan dalam budaya Indonesia modern, kata timpuk digunakan untuk menggambarkan aksi yang tidak adil atau tidak transparan.