Arti Kata "tintir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tintir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tintir

1tin·tir n lampu minyak tanah; pelita

2tin·tir n cak obat merah; merkurokrom

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tintir"

📝 Contoh Penggunaan kata "tintir" dalam Kalimat

1.Di malam hari, orang-orang menggunakan lampu minyak tanah sebagai sumber cahaya yang efisien.
2.tintir lampu minyak tanah yang berderak-derak menambah keindahan pesta tradisional desa.
3.Pada zaman dulu, pelita atau tintir merupakan sumber cahaya yang umum digunakan oleh masyarakat.
4.Lampu minyak tanah atau tintir sering dijumpai di desa-desa pedalaman yang belum ada listrik.
5.Para mahasiswa menggunakan pelita atau tintir sebagai sumber cahaya di dalam laboratorium fisika.

📚 Artikel terkait kata "tintir"

Mengenal Kata 'tintir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tintir" - Cahaya Tradisional yang Menyinari Kehidupan

Dalam bahasa Indonesia, kata "tintir" memiliki makna yang sangat khas dan unik. Kata ini merujuk pada sebuah lampu minyak tanah atau pelita yang digunakan sebagai sumber cahaya. Sejarahnya, tintir telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama dalam jaman dahulu kala. Tintir telah digunakan sebagai sumber cahaya utama dalam berbagai aktivitas sehari-hari, seperti membaca, makan, dan berbicara. Bahkan, tintir juga digunakan sebagai simbol kehidupan dan kebudayaan masyarakat. Dalam banyak tradisi dan adat istiadat, tintir dipahami sebagai simbol cahaya yang memberikan inspirasi dan motivasi bagi orang-orang. Berikut beberapa contoh penggunaan kata tintir dalam kalimat yang alami: - "Dia menggunakan tintir untuk membaca buku di malam hari." - "Tintir menjadi cahaya utama di rumah kami ketika tintir masih digunakan." - "Dia membeli tintir baru untuk tintir yang ada di rumahnya." Dalam kehidupan sehari-hari, tintir masih memiliki relevansi yang sangat besar. Banyak orang yang masih menggunakan tintir sebagai sumber cahaya utama dalam kehidupan mereka. Selain itu, tintir juga menjadi simbol kebudayaan dan tradisi masyarakat Indonesia yang harus dipelihara dan dilestarikan. Oleh karena itu, mari kita jaga dan hormati tintir sebagai sebuah bagian penting dalam kehidupan kita.