Arti Kata "titik lebur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "titik lebur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

titik lebur

derajat suhu tempat suatu bahan (zat) padat mencair di bawah tekanan normal: tiap zat padat mempunyai titik lebur lebur yang khas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "titik lebur"

📝 Contoh Penggunaan kata "titik lebur" dalam Kalimat

1.Suhu titik lebur air adalah 0 derajat Celsius di tekanan normal.
2.Di laboratorium kimia, peneliti mempelajari sifat titik lebur beberapa jenis logam.
3.Dalam buku pelajaran, siswa diajarkan tentang konsep titik lebur dan penjelasannya.
4.Di puncak gunung, es mencair pada titik leburnya karena suhu udara tinggi.
5.Saat memasak, ibu memeriksa suhu titik lebur keju untuk memastikan tidak terlalu panas.

📚 Artikel terkait kata "titik lebur"

Mengenal Kata 'titik lebur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Titik Lebur" dalam Bahasa Indonesia

Definisi dan Konteks

Kata "titik lebur" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu derajat suhu tempat suatu bahan (zat) padat mencair di bawah tekanan normal. Setiap zat padat memiliki titik lebur yang khas, sehingga dapat dibedakan dari zat lainnya. Dalam konteks sejarah, penemuan titik lebur telah membantu ilmuwan untuk memahami sifat-sifat fisik bahan-bahan alami serta sintetis.

Penggunaan dalam Kalimat

Titik lebur sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang kimia dan fisika. Misalnya, titik lebur air adalah 0°C, sedangkan titik lebur tembaga adalah 1085°C. Dalam proses industri, pengetahuan tentang titik lebur dapat membantu dalam desain dan pengembangan produk-produk yang lebih baik. Contoh lainnya, dalam pengolahan logam, titik lebur logam-logam seperti aluminium dan titanium sangat penting untuk menentukan proses pemurnian logam.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, titik lebur memiliki relevansi yang sangat besar, terutama dalam bidang teknologi dan industri. Misalnya, dalam pengembangan teknologi komputer, pengetahuan tentang titik lebur dapat membantu dalam desain dan pengembangan komponen-komponen elektronik. Selain itu, dalam bidang medis, pengetahuan tentang titik lebur dapat membantu dalam pengembangan obat-obatan yang lebih efektif. Dalam budaya Indonesia modern, pengetahuan tentang titik lebur juga dapat membantu dalam pengembangan karya seni dan desain yang lebih kreatif.