Arti Kata "tiung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tiung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tiung

ti·ung n burung yg dapat meniru kata-kata orang atau suara binatang lain (ada bermacam-macam, yg banyak dikenal ialah -- mas, Craula intermedia atau Craula javanensis)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tiung"

📝 Contoh Penggunaan kata "tiung" dalam Kalimat

1.Burung tiung terdengar mengganggu suasana di taman kota pagi itu.
2.Dalam upacara adat, para penari bermain dengan burung tiung sebagai hiburan.
3.Di taman zoologi, kami melihat burung tiung yang sedang meniru suara anjing.
4.Guru memperkenalkan burung tiung sebagai contoh hewan yang pintar meniru suara lain.
5.Warga desa sangat bangga dengan burung tiung yang berhasil didatangkan dari habitat aslinya.

📚 Artikel terkait kata "tiung"

Mengenal Kata 'tiung' - Inspirasi dan Motivasi

Burung Tiung: Simulasi Suara yang Menakjubkan

Burung tiung telah menarik perhatian para pengamat burung sejak lama. Mereka dikenal karena kemampuan unik untuk meniru kata-kata orang dan suara binatang lain. Dalam bahasa Indonesia, kata "tiung" berasal dari nama ilmiah Craula intermedia atau Craula javanensis, yang termasuk dalam keluarga burung mimikri. Burung tiung banyak ditemukan di Indonesia, terutama di hutan-hutan tropis. Mereka hidup dalam kelompok kecil dan bergantung pada makanan seperti serangga dan buah-buahan. Dalam konteks sosial, burung tiung memiliki peran penting dalam ekosistem hutan, karena mereka membantu mengontrol populasi serangga yang dapat merugikan tanaman. **Contoh Penggunaan Kata Tiung dalam Kalimat** Burung tiung dapat meniru kata-kata orang dengan sangat akurat, sehingga mereka sering digunakan dalam penelitian ilmiah. Misalnya, peneliti dapat meminta burung tiung untuk meniru kalimat "Hai, apa kabar?" dan mendengarkan dengan teliti bagaimana burung tiung mengulanginya. Dengan demikian, peneliti dapat memahami bagaimana burung tiung memproses informasi dan mengembangkan kemampuan mereka. **Relevansi Burung Tiung dalam Kehidupan Sehari-Hari** Burung tiung juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia. Misalnya, burung tiung dapat digunakan dalam pertunjukan seni seperti teater atau musik. Dengan meniru suara binatang dan kata-kata orang, burung tiung dapat menciptakan efek yang menakjubkan dan menarik perhatian penonton. Selain itu, burung tiung juga dapat digunakan dalam pendidikan, seperti membantu anak-anak memahami bagaimana burung hidup dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar.