Arti Kata "oversimplifikasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "oversimplifikasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

oversimplifikasi

over·sim·pli·fi·ka·si n penyederhanaan secara berlebihan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "oversimplifikasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "oversimplifikasi" dalam Kalimat

1.Pengajar mengkritik peserta didik karena jawaban soalnya dianggap oversimplifikasi dan tidak mencerminkan pemahaman materi.
2.Karena oversimplifikasi konsep ilmu pengetahuan, masyarakat cenderung tidak menghargai kompleksitas gejala alam.
3.Pemahaman sejarah yang oversimplifikasi seringkali mengarah pada kesalahpahaman akan peristiwa sejarah yang nyata.
4.Penulis novel berusaha menghindari oversimplifikasi tema sosial dalam cerita agar pembaca dapat merasakan kompleksitas isu yang dipaparkan.
5.oversimplifikasi konsep ekonomi dapat menyebabkan masyarakat tidak memahami dampak kebijakan ekonomi yang lebih dalam.

📚 Artikel terkait kata "oversimplifikasi"

Mengenal Kata 'oversimplifikasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "oversimplifikasi" - Pengertian dan Contoh

Dalam berbagai konteks, kita sering mendengar kata oversimplifikasi, yang berarti penyederhanaan secara berlebihan. Kata ini memiliki asal-usul yang menarik, karena dalam bahasa Inggris, "over" berarti "lebih dari" dan "simplify" berarti "menyederhanakan". Konsep ini pertama kali muncul dalam bahasa Inggris pada awal abad ke-19, sebagai reaksi terhadap kemampuan masyarakat untuk memahami masalah kompleks. Penggunaan kata oversimplifikasi dapat ditemukan dalam berbagai kalimat, seperti "Pemahaman konsep ekonomi secara oversimplifikasi dapat menyebabkan kesalahan dalam pengambilan keputusan." Atau, "Penjelasan sains yang oversimplifikasi dapat membuat orang lebih sulit memahami konsep yang sebenarnya." Kita juga dapat mengatakan, "Pemahaman budaya yang oversimplifikasi dapat menyebabkan stereotip dan diskriminasi." Dalam kehidupan sehari-hari, kata oversimplifikasi sangat relevan. Banyak kasus yang menunjukkan bagaimana pemahaman yang oversimplifikasi dapat menyebabkan masalah serius. Misalnya, dalam konteks politik, pemahaman yang oversimplifikasi tentang konflik dapat membuat orang lebih mudah terjebak dalam diskusi yang tidak produktif. Dalam konteks budaya, pemahaman yang oversimplifikasi tentang tradisi dapat menyebabkan kehilangan nilai-nilai yang sebenarnya. Oleh karena itu, penting untuk kita menghindari oversimplifikasi dan mencari pemahaman yang lebih dalam dan komprehensif.