Arti Kata "tokong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tokong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tokong

1to·kong a 1 tidak berekor (tt ayam dsb); 2 Sas terpotong rambutnya (tt perempuan sbg hukuman); 3 cak berambut pendek (tt perempuan);
me·no·kong v memotong rambut (perempuan)

2to·kong n pulau kecil yg terjadi dr karang (tidak ada pohonnya);
-- pulau gugusan pulau kecil

3to·kong n kelenteng; toapekong

4to·kong n jendul; tonjol

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tokong"

📝 Contoh Penggunaan kata "tokong" dalam Kalimat

1.Dalam tradisi budaya, tokong adalah hiasan kepala yang dipakai oleh perempuan untuk menunjukkan status sosial.
2.tokong rambut perempuan yang dipotong sebagai hukuman atas kesalahan yang dilakukan.
3.Pengusaha memutuskan untuk memotong rambut semua karyawan perempuan sebagai bentuk hukuman atas kegagalan.
4.Dalam agama tertentu, tokong rambut adalah simbol kebebasan spiritual dari perempuan yang telah mencapai tingkat tertinggi.
5.tokong pada kepala ayam memudahkan peternak untuk memantau hewan yang ada di dalam kandang.

📚 Artikel terkait kata "tokong"

Mengenal Kata 'tokong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tokong" - Makna dan Konteksnya

Dalam bahasa Indonesia, kata "tokong" memiliki makna yang menarik dan kompleks. Secara harfiah, kata ini memiliki arti sebagai ayam atau hewan yang tidak berekor, tetapi dalam konteks historis dan sosial, kata ini memiliki makna yang lebih luas. Sebagai contoh, dalam budaya Jawa, kata "tokong" digunakan untuk menggambarkan seorang perempuan yang telah dipotong rambutnya sebagai hukuman.

Kata "Tokong" dalam Konteks Sejarah dan Budaya

Dalam sejarah, kata "tokong" telah digunakan sebagai hukuman terhadap perempuan yang melanggar adat istiadat atau hukum. Misalnya, jika seorang perempuan melakukan kesalahan besar, ia mungkin akan dipotong rambutnya sebagai hukuman, dan kemudian digelar sebagai "tokong". Hal ini menunjukkan bahwa kata "tokong" memiliki makna yang sangat mendalam dan kompleks dalam budaya Indonesia.

Kata "Tokong" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tokong" tidak lagi digunakan sebagai hukuman, tetapi lebih sebagai istilah yang digunakan untuk menggambarkan seorang perempuan yang berambut pendek. Dalam budaya modern, kata "tokong" juga digunakan untuk menggambarkan seseorang yang telah mengalami perubahan besar dalam kehidupannya, seperti yang dilakukan oleh ayam yang telah kehilangan ekornya. Oleh karena itu, kata "tokong" memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dalam kesimpulan, kata "tokong" memiliki makna yang kompleks dan mendalam dalam bahasa Indonesia. Dari konteks historis dan sosial hingga kehidupan sehari-hari, kata ini memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.