Arti Kata "toksikogenik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "toksikogenik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

toksikogenik

tok·si·ko·ge·nik /toksikogénik/ n Bio hewan yg dapat menghasilkan toksin sehingga tumbuhan yg dimakannya akan mengalami keracunan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "toksikogenik"

📝 Contoh Penggunaan kata "toksikogenik" dalam Kalimat

1.Dalam kehidupan liar, ada hewan yang memiliki sifat toksikogenik sehingga mampu membunuh predatornya.
2.Penggunaan pestisida dapat menyebabkan efek toksikogenik pada hewan yang konsumsinya berada di puncak rantai makanan.
3.Penelitian ilmiah membuktikan bahwa beberapa spesies bakteri memiliki sifat toksikogenik yang dapat membunuh bakteri lainnya.
4.Dalam beberapa kasus, konsumsi makanan yang sudah terkontaminasi dapat menyebabkan keracunan akibat efek toksikogenik dari zat-zat kimia tersebut.
5.Pengembangan senyawa toksikogenik buatan manusia telah menjadi salah satu fokus penelitian untuk pengembangan obat-obatan baru.

📚 Artikel terkait kata "toksikogenik"

Mengenal Kata 'toksikogenik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Toksikogenik" - Inspirasi dan Motivasi untuk Mengenal Bahasa Indonesia Lebih Dalam

Kata toksikogenik sering kali dijumpai dalam konteks ilmiah, khususnya bidang biologi dan ekologi. Namun, apakah Anda tahu apa itu toksikogenik secara lebih spesifik? Dalam arti resmi, toksikogenik merujuk pada organisme atau mikroorganisme yang dapat menghasilkan toksin, sehingga menyebabkan keracunan pada tumbuhan yang dimakannya. Dalam sejarahnya, konsep toksikogenik telah menarik perhatian ilmuwan dan peneliti dalam memahami interaksi antara organisme dan lingkungan. Pada abad ke-19, para ilmuwan mulai mempelajari fenomena toksikogenik pada tanaman, terutama pada tanaman yang dapat menghasilkan toksin sebagai hasil dari interaksi dengan mikroorganisme. Kata toksikogenik juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas. Berikut beberapa contoh penggunaan kata toksikogenik dalam kalimat yang alami: - Mikroorganisme toksikogenik dapat menyebabkan keracunan pada tanaman yang dimakannya, sehingga dapat mempengaruhi kualitas hasil panen. - Organisme toksikogenik dapat menjadi sumber racun alami yang dapat digunakan dalam pengobatan penyakit tertentu. - Fenomena toksikogenik dapat dipelajari untuk meningkatkan keamanan makanan dan mengurangi risiko keracunan pada manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata toksikogenik memiliki relevansi yang signifikan, terutama dalam konteks kesehatan dan lingkungan. Pada saat ini, pengetahuan tentang toksikogenik dapat membantu kita memahami interaksi antara organisme dan lingkungan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.