Arti Kata "toluena" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "toluena" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

toluena

to·lu·e·na /toluéna/ n Kim cat air membias, tanpa warna dng bau khas yg terbakar dng nyala berasap

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "toluena"

📝 Contoh Penggunaan kata "toluena" dalam Kalimat

1.Kimia laboratorium memanfaatkan toluena sebagai pelarut dalam analisis kimia.
2.Warga setempat mengeluhkan bau toluena yang tercium dari pabrik kimia di pinggir kota.
3.Dalam proses industri, toluena digunakan sebagai bahan baku untuk produksi plastik.
4.Siswa kimia di sekolah mengetahui bahwa toluena memiliki titik didih yang sangat tinggi.
5.Dalam penerapan ilmu kimia, toluena sering digunakan sebagai pelarut dalam ekstraksi obat-obatan alami.

📚 Artikel terkait kata "toluena"

Mengenal Kata 'toluena' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Toluena" - Kimia yang Menakjubkan

Kata toluena mungkin tidak asing lagi bagi mereka yang berkecimpung di bidang kimia atau industri. Tapi, apakah Anda tahu apa itu toluena dan apa fungsinya? Toluena adalah sejenis kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan berbagai produk, seperti cat air, warna, dan bahkan bahan bakar. Dalam konteks sejarah, toluena pertama kali ditemukan pada tahun 1836 oleh seorang kimiaawan Jerman bernama Friedrich Unverdorben. Namun, hanya beberapa dekade kemudian, toluena menjadi sangat populer di dunia industri karena kemampuannya sebagai pelarut dan pengawet. Sampai saat ini, toluena masih digunakan dalam berbagai bidang, termasuk industri cat, kosmetik, dan farmasi. Dalam kehidupan sehari-hari, toluena sering digunakan dalam berbagai aplikasi. Contohnya, toluena dapat digunakan sebagai pelarut dalam proses produksi cat air, sehingga memungkinkan untuk membuat warna yang lebih stabil dan tahan lama. Selain itu, toluena juga digunakan dalam industri kosmetik sebagai pengawet dan pelarut dalam produk-produk seperti sabun, shampoo, dan lain-lain. Bahkan, toluena juga digunakan dalam bidang medis sebagai pelarut dalam proses produksi obat-obatan. Dalam budaya Indonesia modern, toluena telah menjadi bagian penting dalam berbagai industri. Banyak perusahaan yang menggunakan toluena sebagai bahan dasar dalam produk-produk mereka, seperti cat, kosmetik, dan farmasi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami lebih baik tentang toluena dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kita dapat mengoptimalkan penggunaan toluena dan mengurangi dampak negatifnya terhadap lingkungan.

Toluena dalam Industri Cat

Dalam industri cat, toluena digunakan sebagai pelarut dalam proses produksi cat air. Dengan menggunakan toluena, cat dapat dibuat lebih stabil dan tahan lama. Selain itu, toluena juga dapat membantu meningkatkan kualitas cat, sehingga membuat cat lebih mudah digunakan dan lebih tahan lama.

Toluena dalam Industri Kosmetik

Dalam industri kosmetik, toluena digunakan sebagai pengawet dan pelarut dalam produk-produk seperti sabun, shampoo, dan lain-lain. Dengan menggunakan toluena, produk kosmetik dapat lebih tahan lama dan tidak mudah rusak. Selain itu, toluena juga dapat membantu meningkatkan kualitas produk kosmetik, sehingga membuat produk lebih mudah digunakan dan lebih efektif.

Toluena dalam Industri Farmasi

Dalam industri farmasi, toluena digunakan sebagai pelarut dalam proses produksi obat-obatan. Dengan menggunakan toluena, obat-obatan dapat lebih mudah dibuat dan lebih efektif. Selain itu, toluena juga dapat membantu meningkatkan kualitas obat-obatan, sehingga membuat obat lebih mudah digunakan dan lebih efektif.