Arti Kata "penyet" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "penyet" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

penyet

pe·nyet /penyét, pényét/ ? penyek

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "penyet"

📝 Contoh Penggunaan kata "penyet" dalam Kalimat

1.Pengajar meminta murid untuk menulis jawaban yang lebih akurat dengan cara penyet yang lebih baik.
2.Saya telah menyet buku tebal tersebut, jadi saya tidak perlu membawanya ke sekolah lagi.
3.Pengarang novel menggunakan penyet plot untuk menggemparkan pembaca.
4.Dalam upacara penyet lampu, masyarakat mengucapkan rasa syukurlah atas keberhasilan yang diraih.
5.Pengawas keamanan menyet sistem keamanan untuk mencegah akses yang tidak sah.

📚 Artikel terkait kata "penyet"

Mengenal Kata 'penyet' - Inspirasi dan Motivasi

Penyet: Kata yang Menggambarkan Kejadian Irit

Kata penyet sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan situasi atau kejadian yang tidak terduga, seringkali dengan konotasi negatif. Dalam arti resmi, kata penyet memiliki makna sebagai "pe·nyet /penyét, pényét/ ? penyek", yang merujuk pada suara atau gerakan yang keras dan tidak terkontrol. Kata penyet memiliki sejarah yang panjang dalam bahasa Indonesia, dengan penggunaan pertama kali dapat ditemukan dalam bahasa Sunda dan Jawa. Dalam konteks ini, kata penyet digunakan untuk menggambarkan suara atau gerakan yang keras, seperti suara teriakan atau suara gerakan yang keras. Dalam waktu yang lebih lambat, kata penyet mulai digunakan dalam bahasa Indonesia sebagai kata umum untuk menggambarkan situasi atau kejadian yang tidak terduga. Berikut beberapa contoh penggunaan kata penyet dalam kalimat: * "Saya tidak siap dengan penyet yang terjadi di jalan, mobil saya terjatuh dan terluka parah." * "Ketika saya mendengar penyet di ruang tamu, saya langsung berlari ke sana untuk melihat apa yang terjadi." * "Saya tidak suka dengan penyet yang terjadi di kerumunan orang, saya lebih suka suasana yang tenang." Kata penyet memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Dalam beberapa kasus, kata penyet digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak terduga atau tidak terkontrol, seperti kejadian kecelakaan atau keadaan darurat. Dalam kasus lain, kata penyet digunakan dalam konteks hiburan, seperti dalam film atau acara televisi yang menampilkan adegan penyet yang menegangkan.