Arti Kata "tonggek" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tonggek" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tonggek

tong·gek /tonggék/ a tidak lurus punggungnya dan pantatnya terkedik; tunggik: krn cacat, ia berjalan agak --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tonggek"

📝 Contoh Penggunaan kata "tonggek" dalam Kalimat

1.Siswa itu berjalan dengan punggungnya tidak lurus dan pantatnya terkedik, membuatnya menarik perhatian guru.
2.Pengemudi mobil yang mengalami kecelakaan sekarang berjalan dengan tunggik, sehingga sulit melanjutkan perjalanan.
3.Dalam novel itu, tokoh utama menggambarkan dirinya sebagai orang yang tidak lurus punggungnya dan pantatnya terkedik.
4.Pengajar yang mengajar anak-anak cacat fisik harus memiliki kesabaran dan kemampuan untuk mengajar mereka berjalan dengan tunggik.
5.Pasien bedah tulang harus melalui proses rehabilitasi yang panjang untuk mengembalikan kemampuan berjalan lurus dan tidak tunggik.

📚 Artikel terkait kata "tonggek"

Mengenal Kata 'tonggek' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tonggek" - Pengertian dan Contoh Penggunaan

Kata "tonggek" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan seseorang yang memiliki postur tubuh tidak lurus, terutama pada punggung dan pantatnya. Kata ini memiliki makna yang spesifik dan sering digunakan dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Dalam arti resmi, kata "tonggek" berasal dari kata "tunggik" yang berarti tidak lurus punggungnya dan pantatnya terkedik, karena cacat atau kekurangan lainnya. Apa itu Tonggek? Tonggek adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki postur tubuh tidak lurus, terutama pada punggung dan pantatnya. Kata ini sering digunakan dalam konteks sosial dan budaya Indonesia, terutama dalam komentar atau pernyataan sehari-hari. Selain itu, kata "tonggek" juga dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kelemahan atau kekurangan lainnya. Contoh Penggunaan Kata Tonggek - Saya melihat teman saya yang baru saja melahirkan, ia berjalan agak tonggek karena perutnya masih besar. - Ibu saya memiliki cacat pada punggungnya, sehingga ia berjalan dengan tonggek. - Saya tidak bisa berlari dengan cepat karena saya memiliki tonggek pada kaki saya. Relevansi Kata Tonggek dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "tonggek" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam komentar atau pernyataan sehari-hari. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kelemahan atau kekurangan lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tonggek" dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki postur tubuh tidak lurus, terutama pada punggung dan pantatnya.