Arti Kata "tonase" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tonase" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tonase

to·na·se n 1 Lay kapasitas ruang muat dl kapal, diukur dl ton (1 ton = 1m3); 2 daya angkut muatan kapal dinyatakan dl ton (1 ton = 1.000 kg): -- kapal Kuala Deli 325 ton; 3 ukuran besarnya kapal dinyatakan dl ton (1 ton = 2,83 m3): kapal tanker itu berukuran 200 ribu --; 4 bobot air laut dl ukuran ton (35 kaki kubik) yg dipindahkan oleh bagian kapal yg berada di dl air;
ber·to·na·se v mempunyai daya berat (muat); berkapasitas: sebuah kapal tanker ~ sangat besar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tonase"

📝 Contoh Penggunaan kata "tonase" dalam Kalimat

1.Kapal dagang berawak 50 orang yang dapat mengangkut muatan sebesar 200 ton.
2.Pengiriman barang melalui laut biasanya menggunakan kapal pengangkut yang memiliki tonase besar.
3.Pada awalnya, kapal Kuala Deli hanya memiliki tonase 150 ton, tetapi setelah direnovasi dapat menampung 325 ton.
4.Seorang pelaut harus memastikan bahwa tonase muatan tidak melebihi kapasitas kapal untuk menghindari kecelakaan.
5.Penggunaan kapal tanker yang besar sangat membantu meningkatkan daya angkut dan tonase muatan.

📚 Artikel terkait kata "tonase"

Mengenal Kata 'tonase' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tonase" - Pengukuran Kinerja Kapal

Kata "tonase" seringkali dipakai dalam konteks kapal laut, tetapi apakah kamu tahu apa itu tonase sebenarnya? Tonase adalah pengukuran kapasitas muatan atau daya angkut muatan kapal laut, diukur dalam satuan ton (1 ton = 1.000 kg). Konsep ini telah ada sejak zaman dahulu, ketika kapal-kapal laut digunakan untuk membawa barang-barang dari satu tempat ke tempat lain.

Tonase memiliki beberapa makna yang berbeda, tergantung pada konteksnya. Pertama, tonase dapat diartikan sebagai kapasitas ruang muat di kapal, diukur dalam satuan meter kubik. Misalnya, kapal Kuala Deli memiliki tonase 325 ton. Kedua, tonase juga dapat digunakan untuk mengukur daya angkut muatan kapal, diukur dalam satuan ton. Sebagai contoh, kapal tanker memiliki tonase yang sangat besar, sehingga dapat membawa muatan yang banyak. Ketiga, tonase juga dapat digunakan untuk mengukur ukuran besar kapal, diukur dalam satuan ton. Dalam kasus ini, tonase digunakan untuk mengukur volume kapal.

Tonase sangat penting dalam industri kapal laut, karena dapat membantu mengukur kinerja kapal dan menentukan biaya angkut. Dengan demikian, kapal laut dapat dioperasikan dengan lebih efisien dan efektif. Selain itu, tonase juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti dalam pengukuran bobot air laut. Dalam hal ini, tonase digunakan untuk mengukur bobot air laut yang dipindahkan oleh bagian kapal yang berada di dalam air.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak selalu menyadari tentang pentingnya tonase dalam industri kapal laut. Namun, dengan memahami konsep tonase, kita dapat lebih menghargai kinerja kapal laut dan peranannya dalam mengangkut barang-barang dari satu tempat ke tempat lain. Selain itu, pengetahuan tentang tonase juga dapat membantu kita dalam mengukur kinerja kapal laut dan menentukan biaya angkut yang lebih efektif.

Dalam penggunaan sehari-hari, kata "tonase" dapat digunakan dalam berbagai kalimat, seperti "Kapal tanker memiliki tonase yang sangat besar sehingga dapat membawa muatan yang banyak." atau "Kapal Kuala Deli memiliki tonase 325 ton, sehingga dapat membawa muatan yang lebih banyak." Dengan memahami konsep tonase, kita dapat lebih menghargai kinerja kapal laut dan peranannya dalam mengangkut barang-barang dari satu tempat ke tempat lain.