Arti Kata "totemisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "totemisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

totemisme

to·tem·is·me n sistem religi yg berkeyakinan bahwa warga kelompok unilineal adalah keturunan dewa-dewa nenek moyang, moyang yg satu dng lainnya mempunyai hubungan kekerabatan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "totemisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "totemisme" dalam Kalimat

1.Penggunaan totemisme dalam agama kuno Amerika Serikat masih menjadi topik perdebatan di kalangan ahli antropologi.
2.Dalam konteks sejarah, totemisme berkembang di beberapa masyarakat primitif sebagai bentuk kepercayaan yang sangat kuat.
3.Masyarakat yang mengadopsi sistem totemisme cenderung memiliki struktur sosial yang rigid dan hierarkis.
4.Pengertian totemisme telah menjadi subjek diskusi yang panjang dalam antropologi serta ilmu sosial.
5.Pada abad ke-20, antropolog seperti Sir James George Frazer telah melakukan penelitian mendalam tentang totemisme di berbagai wilayah.

📚 Artikel terkait kata "totemisme"

Mengenal Kata 'totemisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Totemisme" - Sistem Religi Tradisional

Totemisme adalah sebuah sistem religi yang berkeyakinan bahwa warga kelompok unilineal adalah keturunan dewa-dewa nenek moyang. Dalam konteks ini, masing-masing individu mempunyai hubungan kekerabatan yang unik dengan dewa-dewa tersebut. Apa itu Totemisme? Dalam sejarah, totemisme berkembang di antara suku-suku asli Amerika Utara dan Australia. Sistem ini berdasarkan pada keyakinan bahwa masing-masing individu memiliki hubungan kekerabatan dengan makhluk tertentu, seperti hewan atau tanaman. Mereka percaya bahwa hubungan kekerabatan ini memberikan kekuatan dan perlindungan untuk individu tersebut. Contoh Penggunaan Totemisme dalam Kalimat * Masyarakat adat di Amerika Utara memiliki keyakinan bahwa mereka adalah keturunan dari totem berupa serigala, sehingga mereka mempraktikkan ritual untuk menghormati hewan tersebut. * Dalam sebuah budaya di Australia, masyarakat percaya bahwa mereka memiliki hubungan kekerabatan dengan burung garuda, sehingga mereka mempersembahkan korban kepada burung tersebut. * Sistem totemisme ini juga dapat ditemukan dalam agama-agama tradisional lainnya, seperti animisme dan shamanisme. Relevansi Totemisme dalam Kehidupan Sehari-hari Meskipun totemisme tidak lagi dipraktikkan secara luas, konsepnya masih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak masyarakat modern yang memiliki hubungan spiritual dengan alam dan makhluk hidup, sehingga mereka mempraktikkan kegiatan yang terkait dengan totemisme, seperti pelestarian lingkungan dan perlindungan hewan. Dalam budaya Indonesia modern, konsep totemisme dapat dilihat dalam kegiatan-kegiatan seperti upacara adat dan ritual keagamaan. Banyak masyarakat yang masih mempraktikkan kegiatan ini sebagai cara untuk menghormati dan menghargai alam dan makhluk hidup.