Arti Kata "tuar" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tuar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
tuar
1tu·ar Mk n 1 ranting-ranting (daun-daun dsb) yg ditegakkan di sawah untuk menakut-nakuti burung; 2 tengkalak dr ranting berduri dsb
2tu·ar n suar
3tu·ar n merbah kelabu, Microscelis flavalus cinereus
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tuar"
📝 Contoh Penggunaan kata "tuar" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "tuar"
Mengenal Kata 'tuar' - Inspirasi dan Motivasi
Mengenal Kata "Tuar" dalam Budaya Indonesia
Kata "tuar" memiliki makna yang unik dan khas dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini digunakan untuk menggambarkan ranting-ranting atau daun-daun yang ditegakkan di sawah untuk menakut-nakuti burung. Namun, kata ini memiliki sejarah yang lebih dalam dan terkait dengan budaya agraris di Indonesia.Pada zaman dahulu, petani di Indonesia menggunakan tuar sebagai cara untuk melindungi panen dari serangan burung-burung yang suka berburu biji-bijian. Dengan menanam ranting-ranting atau daun-daun di sawah, petani dapat menakut-nakuti burung-burung tersebut dan mencegah mereka mengganggu panen. Praktik ini telah menjadi tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tuar" juga digunakan dalam konteks lain. Misalnya, jika kita melihat seorang petani menanam ranting-ranting di sawah, kita dapat mengatakan bahwa dia sedang membuat tuar untuk melindungi panen. Atau, jika kita melihat burung-burung yang terkejut melihat ranting-ranting di sawah, kita dapat mengatakan bahwa mereka melihat tuar yang telah ditanam oleh petani.
Dalam budaya Indonesia modern, kata "tuar" masih memiliki relevansi dan makna yang kuat. Meskipun praktik menanam ranting-ranting di sawah tidak lagi digunakan, kata ini tetap menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kata "tuar" juga dapat digunakan sebagai simbol dari tradisi dan budaya agraris di Indonesia. Dengan demikian, kata "tuar" tetap menjadi bagian yang penting dalam bahasa Indonesia dan budaya Indonesia modern.