Arti Kata "tum" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tum" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tum

1tum n tiruan bunyi meriam dsb; dentum; lentum

2tum Jw, me·nge·tum v 1 memasak atau mengukus dng dibungkus daun (tt daging atau ikan); 2 membungkus (makanan) dng daun (dan disemati)

3tum n cak tali kekang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tum"

📝 Contoh Penggunaan kata "tum" dalam Kalimat

1.Pada saat perang, suaranya tum meriam dapat didengar dari jarak yang jauh.
2.Seniman menggunakan efek suara tum meriam untuk menciptakan suasana yang dramatis dalam filmnya.
3.Mahasiswa fisika melakukan eksperimen untuk memahami prinsip kerja dari suara tum meriam.
4.Saat konflik terjadi, suara tum senjata api membuat suasana menjadi sangat mengkhawatirkan.
5.Dalam film klasik, suara tum meriam telah menjadi ikonik dan menampilkan keanggunan dalam adegan perangnya.

📚 Artikel terkait kata "tum"

Mengenal Kata 'tum' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tum" - Suara yang Menggema

Sejarah dan Makna Tum

Kata "tum" dalam Bahasa Indonesia memiliki makna yang unik, yaitu tiruan bunyi meriam atau suara keras lainnya. Kata ini sering digunakan dalam konteks militer atau perang, tetapi juga dapat digunakan dalam konteks lainnya, seperti suara ledakan atau gegap gempit. Sejarah kata "tum" tidak banyak tercatat, tetapi dapat diprediksi bahwa kata ini muncul dalam bahasa Indonesia akibat pengaruh kebudayaan asing, terutama dari Belanda.

Penggunaan Tum dalam Kalimat

Kata "tum" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan suara keras atau ledakan. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "tum" dalam kalimat yang alami: - Suara meriam yang sedang menembak mengeluarkan bunyi keras yang menggema, "tum-tum-tum". - Ledakan bunga api di malam hari membuat lingkungan menjadi sangat menggila, "tum"! - Suara dentum yang keras membuat kami menggigil, "tum".

Relevansi Tum dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "tum" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Suara keras seperti "tum" sering digunakan dalam berbagai lagu tradisional, seperti gending atau kidung. Selain itu, kata "tum" juga digunakan dalam konteks hiburan, seperti dalam film atau acara televisi yang menampilkan adegan perang atau kekerasan. Dalam konteks ini, kata "tum" digunakan untuk menggambarkan suara keras yang menggema dan menggemparkan.