Arti Kata "undur-undur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "undur-undur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

undur-undur

un·dur-un·dur n 1 binatang kecil yg suka membuat lubang spt kawah di tanah berdebu untuk menjebak (msl semut), kalau berjalan selalu mundur; 2 penyu-penyuan (sebangsa ketam kecil di pantai)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "undur-undur"

📝 Contoh Penggunaan kata "undur-undur" dalam Kalimat

1.Dalam kehidupan sehari-hari, kami melihat beberapa undur-undur berlari mundur di atas pasir pantai.
2.Pada pelajaran biologi, guru membahas tentang habitat dan perilaku undur-undur di lingkungan alami.
3.Saya mengamati seekor undur-undur yang mencoba mengelabui predator dengan membuat lubang di tanah.
4.Sosok undur-undur menjadi simbol keberanian dan kecewaan dalam puisi karya sastrawan terkenal.
5.Siswa-siswi sekolah mempelajari tentang perilaku undur-undur sebagai contoh ekspresi alami binatang di lingkungan pantai.

📚 Artikel terkait kata "undur-undur"

Mengenal Kata 'undur-undur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "undur-undur" - Inspirasi dari Alam

Dalam bahasa Indonesia, kata undur-undur memiliki makna yang unik dan menarik. Namun, apa sebenarnya makna umum dan konteks historis/sosial dari kata ini? Kata undur-undur berasal dari kata binatang kecil yang suka membuat lubang spt kawah di tanah berdebu untuk menjebak (msl semut), kalau berjalan selalu mundur. Selain itu, kata ini juga merujuk pada penyu-penyuan (sebangsa ketam kecil di pantai). Dalam sejarah, kata undur-undur digunakan untuk menggambarkan perilaku binatang yang suka bersembunyi dan mundur. Beberapa contoh penggunaan kata undur-undur dalam kalimat yang alami adalah: - Saya melihat binatang undur-undur yang sedang berjalan mundur ke dalam lubang. - Ikan undur-undur liar sering ditemukan di pantai. - Saya pernah melihat seekor undur-undur yang sedang bersembunyi di balik batu. Kata undur-undur juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kesempatan, kata ini digunakan untuk menggambarkan perilaku orang yang suka menghindar dari tanggung jawab atau mengelakkan konflik. Sebagai contoh, seseorang yang suka mengatakan "saya tidak bisa" untuk menghindar dari tugas yang harus diselesaikan. Dalam kesimpulan, kata undur-undur adalah kata yang menarik dan memiliki makna yang unik. Dengan memahami makna dan konteks historis/sosial dari kata ini, kita dapat lebih menghargai keindahan alam dan perilaku binatang yang unik.