Arti Kata "untang-anting" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "untang-anting" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

untang-anting

un·tang-an·ting v terayun-ayun atau tergoyang-goyang (tt barang yg tergantung)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "untang-anting"

📝 Contoh Penggunaan kata "untang-anting" dalam Kalimat

1.Saya memasang anakku di atas ayunan di taman dan dia terayun-ayun dengan gembira.
2.Di pasar, penjual sayuran menunjukkan buah segar yang tergantung di atas rak dengan unik dan menarik.
3.Pada hari libur, saya suka menonton anak-anak bermain di taman dan melihat mereka bermain ayunan yang terayun-ayun di atas tanah.
4.Di sekolah, guru mengajarkan anak-anak cara membuat ayunan yang tidak akan terayun-ayun terlalu keras saat digunakan.
5.Saya melihat seorang ibu yang sedang menggendong bayinya dan berjalan sambil terayun-ayun di atas kaki yang lemah.

📚 Artikel terkait kata "untang-anting"

Mengenal Kata 'untang-anting' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "untang-anting" dalam Bahasa Indonesia

Kata "untang-anting" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan suatu objek yang tergantung dan terayun-ayun. Konsep ini memiliki makna yang lebih dalam dalam konteks historis dan sosial. Dalam jaman dahulu, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kehidupan seseorang yang masih tergantung pada orang lain, baik secara fisik maupun emosional.

Penggunaan Kata "untang-anting" dalam Kalimat

Contoh kalimat yang menggunakan kata "untang-anting" adalah: "Anak kecil itu masih terlihat seperti untang-anting di tangan ibunya, tidak bisa berdiri sendiri." Dalam kalimat ini, kata "untang-anting" digunakan untuk menggambarkan keadaan anak kecil yang masih tergantung pada ibunya. Contoh lain adalah: "Saat hujan lebat, pohon-pohon di taman masih untang-anting di akar yang kuat." Dalam kalimat ini, kata "untang-anting" digunakan untuk menggambarkan keadaan pohon yang masih tergantung pada akar yang kuat.

Relevansi Kata "untang-anting" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "untang-anting" memiliki relevansi yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari kita. Dalam budaya Indonesia modern, kita sering melihat orang-orang yang masih untang-anting pada teknologi, seperti ponsel atau laptop. Mereka masih tergantung pada teknologi untuk melakukan berbagai hal, dari berkomunikasi dengan orang lain hingga mencari informasi. Namun, kita juga harus menyadari bahwa untang-anting pada teknologi dapat menyebabkan ketergantungan dan kebergantungan. Oleh karena itu, kita harus belajar untuk menggunakan teknologi dengan bijak dan tidak terlalu untang-anting pada hal-hal yang tidak perlu.