Arti Kata "upah hati" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "upah hati" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

upah hati

penghilang rasa sedih dan gelisah; penghibur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "upah hati"

📝 Contoh Penggunaan kata "upah hati" dalam Kalimat

1.Bapaknya datang kembali ke rumah setelah beberapa hari pergi untuk mencari kerja baru, penghibur yang luar biasa.
2.Sebagai dokter, ia selalu berusaha menjadi penghilang rasa sedih dan gelisah bagi pasien yang dirawatnya.
3.Dia menggambarkan sang ibu sebagai penghibur yang tidak pernah absen saat ia sedang sakit.
4.Ibu guru sangat baik sebagai penghibur bagi siswa yang merasa sedih dan sendirian.
5.Pengunjung yang mendengarkan kisahnya merasa terhibur dan bahagia, penghilang rasa sedih yang luar biasa.

📚 Artikel terkait kata "upah hati"

Mengenal Kata 'upah hati' - Inspirasi dan Motivasi

Menemukan Hati yang Bahagia: Makna dan Kehidupan dari Kata "Upah Hati"

Kata "upah hati" sering digunakan untuk menggambarkan orang yang dapat menghilangkan rasa sedih dan gelisah, serta menjadi penghibur bagi orang lain. Dalam konteks historis, kata ini memiliki makna yang lebih luas, seperti seseorang yang dapat menyenangkan hati orang lain dengan perbuatan baiknya. Bahkan, dalam beberapa budaya, upah hati dianggap sebagai pemberi kesenangan dan kebahagiaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mencari upah hati untuk menghilangkan kegalauan dan kekecewaan. Mungkin itu teman yang selalu ada di sisi kita, atau keluarga yang selalu menyediakan dukungan. Contoh penggunaan kata upah hati dalam kalimat yang alami adalah: - "Dia adalah upah hati saya waktu saya sedang merasa sangat sedih." - "Guru saya adalah upah hati saya karena selalu memberi saya motivasi." - "Rumah saya adalah upah hati saya karena selalu membuat saya merasa nyaman." Dalam budaya Indonesia modern, upah hati menjadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Kita sering mencari orang yang dapat menjadi upah hati kita, dan kita juga berusaha untuk menjadi upah hati orang lain. Dalam beberapa kasus, upah hati bahkan dianggap sebagai salah satu kunci kebahagiaan dalam kehidupan. Dengan adanya upah hati, kita dapat menghilangkan rasa sedih dan gelisah, dan hidup dengan lebih bahagia.