Arti Kata "uremia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "uremia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

uremia

ure·mia /urémia/ n Dok penimbunan unsur air kencing dl darah dan jaringan yg seharusnya dikeluarkan dng akibat peracunan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "uremia"

📝 Contoh Penggunaan kata "uremia" dalam Kalimat

1.Pengobatan uremia dapat dilakukan dengan melakukan dialisis darah secara teratur.
2.Kondisi uremia sering kali dialami oleh pasien yang telah mengalami gagal ginjal akut.
3.Dokter harus memantau kadar urea dalam darah pasien yang mengalami uremia.
4.Pengobatan uremia juga melibatkan perubahan gaya hidup seperti mengurangi asupan protein dan lemak.
5.Kondisi uremia dapat memicu komplikasi lain seperti kelelahan dan kekurangan nutrisi dalam tubuh.

📚 Artikel terkait kata "uremia"

Mengenal Kata 'uremia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Uremia" - Inspirasi dan Motivasi

Apakah Uremia?

Uremia adalah kondisi medis yang terjadi ketika unsur air kencing dalam darah dan jaringan tubuh tidak dapat dikeluarkan secara normal. Hal ini dapat disebabkan oleh peracunan, gangguan ginjal, atau masalah lainnya yang mempengaruhi sistem ekskresi tubuh. Dalam konteks historis, uremia telah dikenal sejak abad ke-19 sebagai kondisi yang berbahaya dan mematikan jika tidak ditangani dengan tepat.

Contoh Penggunaan Kata Uremia

Kata uremia sering digunakan dalam konteks medis untuk menjelaskan kondisi pasien yang mengalami gangguan ginjal. Misalnya: * Dokter mendiagnosis pasien dengan uremia akibat ginjal yang tidak berfungsi dengan baik. * Pasien yang mengalami uremia harus menjalani perawatan intensif untuk memulihkan fungsi ginjalnya. * Uremia dapat menyebabkan gejala seperti mual, muntah, dan kelelahan yang parah.

Relevansi Uremia dalam Kehidupan Sehari-Hari

Uremia bukan hanya masalah medis yang kompleks, tetapi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, uremia sering dikaitkan dengan konsep "meracuni" diri sendiri melalui gaya hidup yang tidak seimbang. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa gaya hidup mereka yang tidak sehat dapat menyebabkan uremia dan masalah ginjal lainnya. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan ginjal dan sistem ekskresi tubuh dengan cara yang tepat, seperti mengonsumsi air yang cukup, makan makanan yang seimbang, dan menghindari substansi yang berbahaya.